• Tentang Kami
Thursday, October 15, 2026
Muda Belia
  • Home
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Komunitas
  • Karier
  • Kesehatan
  • Keuangan
  • Teknologi
No Result
View All Result
Muda Belia
  • Home
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Komunitas
  • Karier
  • Kesehatan
  • Keuangan
  • Teknologi
No Result
View All Result
Muda Belia
No Result
View All Result
Home Berita & Tren

Uang Buku SMPN 2 Kalianda Belum Tuntas, Yulinda Sebut Pakai Dana Pribadi

Melda by Melda
October 15, 2026
in Berita & Tren

Daftar Isi

    • You might also like
    • Kampus Jangan Cuma Jago Teori! Budiyono Bakal Bahas Masa Depan Unila Bareng Praktisi Pendidikan
    • PANGDAM GERAM! Dugaan Oknum Wartawan Minta Jatah Advertorial ke SMK Citra Angkasa, Ancam Tekan Kadis Pendidikan
    • Puan Maharani Masuk Aspirasi Politik Gema Puan di Tengah Wacana Pemilu Ulang
  • Bukan Cuma soal Uang Kembali
  • BPK dan Inspektorat Diminta Turun Tangan
  • Wali Murid Mengaku Diminta Membuat Pernyataan

MUDA BELIA– Persoalan penjualan buku kepada siswa di SMP Negeri 2 Kalianda, Lampung Selatan, masih menyisakan tanda tanya. Hingga Kamis (15/10/2026), masih ada satu siswa yang disebut belum menerima uang pengembalian. Kepala SMPN 2 Kalianda, Yulinda, mengungkapkan bahwa pengembalian uang tersebut menggunakan dana talangan pribadi, bukan dari penyedia atau penerbit buku.

Informasi ini disampaikan Yulinda saat dikonfirmasi wartawan melalui pesan WhatsApp. Ia menyebut siswa yang belum menerima uang pengembalian sudah diberi informasi agar segera mengambilnya.

You might also like

Kampus Jangan Cuma Jago Teori! Budiyono Bakal Bahas Masa Depan Unila Bareng Praktisi Pendidikan

PANGDAM GERAM! Dugaan Oknum Wartawan Minta Jatah Advertorial ke SMK Citra Angkasa, Ancam Tekan Kadis Pendidikan

Puan Maharani Masuk Aspirasi Politik Gema Puan di Tengah Wacana Pemilu Ulang

“Hingga hari ini tinggal satu orang lagi, sudah diinfokan untuk segera diambil,” ujar Yulinda.

Saat ditanya mengenai sumber uang pengembalian, Yulinda menegaskan bahwa dana tersebut berasal dari kantong pribadinya.

“Pakai dana talangan pribadi kepala sekolah,” tulisnya melalui pesan WhatsApp.

Meski begitu, persoalan ini belum sepenuhnya terang. Rincian jumlah siswa yang sebelumnya membeli buku, total uang yang sudah dikembalikan, serta nilai dana yang masih tersisa belum dijelaskan secara lengkap.

Bukan Cuma soal Uang Kembali

Praktisi hukum sekaligus pengamat sosial dan pendidikan, Napoleon Bonaparte, SH, MH, menilai penyelesaian persoalan ini tidak cukup hanya dengan mengembalikan uang kepada siswa. Menurutnya, sumber dana pengembalian juga harus jelas dan transparan.

“Jual beli buku di lingkungan sekolah itu kan perbuatan yang dilarang hukum dan undang-undang. Harus jelas, tiap undang-undang menyertakan sanksi,” kata Napoleon, Kamis (15/10/2026).

Ia mempertanyakan apakah pengembalian uang berasal dari pihak penyedia buku atau menggunakan dana talangan dari sumber lain. Menurutnya, asal-usul dana perlu diperiksa agar tidak menimbulkan persoalan baru.

“Kalau itu dari pihak penyedia, ya wajar. Kalau dari dana talangan, pakai dana apa? Kalau itu pakai dana BOS, jelas korupsi itu,” ujarnya.

Pernyataan tersebut merupakan pandangan Napoleon. Ada atau tidaknya pelanggaran hukum tetap perlu dipastikan melalui pemeriksaan dokumen transaksi, sumber dana, dan ketentuan yang berlaku.

BPK dan Inspektorat Diminta Turun Tangan

Napoleon juga mendorong Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) maupun inspektorat untuk melakukan pemeriksaan secara cermat terhadap penggunaan dana di lingkungan sekolah.

Menurutnya, pengawasan tidak semestinya hanya berfokus pada SMPN 2 Kalianda. Penggunaan anggaran di sekolah lain juga perlu diperiksa apabila terdapat transaksi yang membutuhkan penjelasan lebih lanjut.

Ia mencontohkan pembelian sampul rapor, yang perlu diperjelas apakah dibayar langsung oleh siswa atau menggunakan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Pengeluaran untuk konsumsi atau makan dan minum dalam kegiatan sekolah juga disebut perlu mendapat perhatian.

Intinya, setiap pengeluaran harus memiliki dasar yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan. Transparansi menjadi penting agar pengelolaan dana pendidikan tidak menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat.

Wali Murid Mengaku Diminta Membuat Pernyataan

Di tengah polemik tersebut, seorang wali murid mengungkapkan bahwa setelah persoalan penjualan buku ramai diberitakan media, para orang tua diminta datang ke sekolah untuk membuat pernyataan.

Menurut pengakuannya, salah satu poin dalam pernyataan itu berkaitan dengan tidak adanya paksaan untuk membeli buku. Namun, ia mengaku tidak mengingat secara pasti isi pernyataan tersebut.

“Salah satunya dari pernyataan itu tidak ada paksaan membeli buku, kalau enggak salah ya,” ujarnya.

Wali murid itu juga mengatakan anaknya telah menerima uang pengembalian.

Meski sebagian pengembalian disebut sudah dilakukan, masih ada sejumlah hal yang perlu diperjelas, mulai dari jumlah transaksi, total uang yang dikembalikan, hingga sumber dana yang digunakan.

Keterangan Yulinda mengenai penggunaan dana pribadi menjadi salah satu informasi penting dalam persoalan ini. Namun, penjelasan lebih lengkap dari pihak sekolah, penyedia buku, dan instansi terkait masih diperlukan agar duduk perkara menjadi terang.

Publik tentu berharap persoalan ini diselesaikan secara tuntas, bukan sekadar berhenti pada pengembalian uang. Kejelasan proses, transparansi dana, dan pemeriksaan yang objektif dibutuhkan untuk memastikan hak siswa dan orang tua terlindungi.***

Source: ALFARIEZIE
Tags: BPKDana BOSInspektoratLampung SelatanNapoleon Bonapartependidikan Lampungpengembalian uang bukupenjualan buku sekolahSMPN 2 KaliandaYulinda
Previous Post

Kampus Jangan Cuma Jago Teori! Budiyono Bakal Bahas Masa Depan Unila Bareng Praktisi Pendidikan

Related Posts

Kampus Jangan Cuma Jago Teori! Budiyono Bakal Bahas Masa Depan Unila Bareng Praktisi Pendidikan
Berita & Tren

Kampus Jangan Cuma Jago Teori! Budiyono Bakal Bahas Masa Depan Unila Bareng Praktisi Pendidikan

by Melda
October 15, 2026
PANGDAM GERAM! Dugaan Oknum Wartawan Minta Jatah Advertorial ke SMK Citra Angkasa, Ancam Tekan Kadis Pendidikan
Berita & Tren

PANGDAM GERAM! Dugaan Oknum Wartawan Minta Jatah Advertorial ke SMK Citra Angkasa, Ancam Tekan Kadis Pendidikan

by Melda
October 12, 2026
Puan Maharani Masuk Aspirasi Politik Gema Puan di Tengah Wacana Pemilu Ulang
Berita & Tren

Puan Maharani Masuk Aspirasi Politik Gema Puan di Tengah Wacana Pemilu Ulang

by Melda
October 9, 2026
Dinas Pendidikan Turun Tangan, Masa Depan Hubungan MKKS–FKKS Jadi Perhatian
Berita & Tren

Dinas Pendidikan Turun Tangan, Masa Depan Hubungan MKKS–FKKS Jadi Perhatian

by Melda
October 9, 2026
Kasus Dugaan Penggandaan NIK di FIF, Data Kolt 5 Yuliyati Belum Juga Tuntas
Berita & Tren

Kasus Dugaan Penggandaan NIK di FIF, Data Kolt 5 Yuliyati Belum Juga Tuntas

by Melda
October 8, 2026

Recommended

VS  Olahraga Pagi atau Malam: Mana yang Lebih Efektif?

VS Olahraga Pagi atau Malam: Mana yang Lebih Efektif?

June 6, 2025
SUKA KALAP BELANJA? COBA METODE MONEY JAR!

SUKA KALAP BELANJA? COBA METODE MONEY JAR!

June 19, 2025

Categories

  • Berita & Tren
  • Gaya Hidup & Hiburan
  • Hobi & Komunitas
  • Karier & Pengembangan Diri
  • Kesehatan & Wellness
  • Keuangan & Investasi
  • Teknologi & Digital
  • Uncategorized

Don't miss it

Uang Buku SMPN 2 Kalianda Belum Tuntas, Yulinda Sebut Pakai Dana Pribadi
Berita & Tren

Uang Buku SMPN 2 Kalianda Belum Tuntas, Yulinda Sebut Pakai Dana Pribadi

October 15, 2026
Kampus Jangan Cuma Jago Teori! Budiyono Bakal Bahas Masa Depan Unila Bareng Praktisi Pendidikan
Berita & Tren

Kampus Jangan Cuma Jago Teori! Budiyono Bakal Bahas Masa Depan Unila Bareng Praktisi Pendidikan

October 15, 2026
PANGDAM GERAM! Dugaan Oknum Wartawan Minta Jatah Advertorial ke SMK Citra Angkasa, Ancam Tekan Kadis Pendidikan
Berita & Tren

PANGDAM GERAM! Dugaan Oknum Wartawan Minta Jatah Advertorial ke SMK Citra Angkasa, Ancam Tekan Kadis Pendidikan

October 12, 2026
Jejak Dinasti China hingga VOC Ditemukan di Bandar Lampung, Saburai Budaya Nusantara Bidik Dukungan Fadli Zon
Hobi & Komunitas

Jejak Dinasti China hingga VOC Ditemukan di Bandar Lampung, Saburai Budaya Nusantara Bidik Dukungan Fadli Zon

October 12, 2026
Puan Maharani Masuk Aspirasi Politik Gema Puan di Tengah Wacana Pemilu Ulang
Berita & Tren

Puan Maharani Masuk Aspirasi Politik Gema Puan di Tengah Wacana Pemilu Ulang

October 9, 2026
Dinas Pendidikan Turun Tangan, Masa Depan Hubungan MKKS–FKKS Jadi Perhatian
Berita & Tren

Dinas Pendidikan Turun Tangan, Masa Depan Hubungan MKKS–FKKS Jadi Perhatian

October 9, 2026
Muda Belia

Media online yang dibuat khusus buat anak muda yang pengen tetap update, berkembang, dan terinspirasi!

Categories

  • Berita & Tren
  • Gaya Hidup & Hiburan
  • Hobi & Komunitas
  • Karier & Pengembangan Diri
  • Kesehatan & Wellness
  • Keuangan & Investasi
  • Teknologi & Digital
  • Uncategorized

Browse by Tag

anak muda AnakMuda AnakMudaProduktif AturDuit Bandar Lampung BandarLampung berita Lampung ContentCreator CuanMaksimal DPRD Bandar Lampung DuniaKerja Eva Dwiana FinancialFreedom FinancialGoals GenAlpha generasi alpha generasi z GenZ GenZFinance GenZStyle GenZWellness investasi KerjaCerdas Keuangan KeuanganAnakMuda KeuanganSehat Lampung LevelUp lifestyleanakmuda MentalHealth MentalHealthMatters MindfulLiving PassiveIncome pendidikan Lampung PersonalBranding SelfCare SideHustle SmartMoney SmartSpending SMA Siger Tips Trik WorkFromAnywhere WorkLifeBalance WorkSmart

Recent News

Uang Buku SMPN 2 Kalianda Belum Tuntas, Yulinda Sebut Pakai Dana Pribadi

Uang Buku SMPN 2 Kalianda Belum Tuntas, Yulinda Sebut Pakai Dana Pribadi

October 15, 2026
Kampus Jangan Cuma Jago Teori! Budiyono Bakal Bahas Masa Depan Unila Bareng Praktisi Pendidikan

Kampus Jangan Cuma Jago Teori! Budiyono Bakal Bahas Masa Depan Unila Bareng Praktisi Pendidikan

October 15, 2026

© 2025 Mudabelia.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Komunitas
  • Karier
  • Kesehatan
  • Keuangan
  • Teknologi

© 2025 Mudabelia.com