• Tentang Kami
Wednesday, September 2, 2026
Muda Belia
  • Home
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Komunitas
  • Karier
  • Kesehatan
  • Keuangan
  • Teknologi
No Result
View All Result
Muda Belia
  • Home
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Komunitas
  • Karier
  • Kesehatan
  • Keuangan
  • Teknologi
No Result
View All Result
Muda Belia
No Result
View All Result
Home Berita & Tren

Sekolah Siger dan Dana Kejati Rp60 Miliar: Sorotan Tajam atas Tata Kelola APBD Bandar Lampung

Melda by Melda
October 16, 2025
in Berita & Tren

Daftar Isi

  • You might also like
  • Buku Rp70 Ribu di SMPN 2 Kalianda Bikin Heboh, Klarifikasi Sekolah Kini Dipertanyakan
  • Bantuan Beras 30 Kg Mulai Disalurkan, 55 Ribu Warga Pringsewu Masuk Daftar Penerima
  • Karhutla Mengintai Gunung Rajabasa, 128 Kebakaran Terjadi di Lamsel Sepanjang 2026

MUDA BELIA— Kebijakan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung kembali menjadi sorotan publik. Dua isu utama yang tengah hangat diperbincangkan adalah rencana pembentukan “Sekolah Siger” yang legalitasnya masih dipertanyakan, serta pengalokasian dana hibah sebesar Rp60 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk pembangunan gedung Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung. Kedua kebijakan ini menimbulkan pertanyaan serius terkait transparansi, akuntabilitas, dan prioritas penggunaan anggaran daerah.

Praktisi hukum Hendri Adriansyah SH, MH, menilai alokasi anggaran sebesar Rp60 miliar untuk gedung Kejati kurang tepat. Kejati, sebagai lembaga vertikal di bawah pemerintah pusat, seharusnya dibiayai oleh anggaran nasional. “APBD seharusnya digunakan untuk mendorong pembangunan daerah yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat, seperti perbaikan drainase, pendidikan, kesehatan, dan pengentasan kemiskinan,” ujarnya.

You might also like

Buku Rp70 Ribu di SMPN 2 Kalianda Bikin Heboh, Klarifikasi Sekolah Kini Dipertanyakan

Bantuan Beras 30 Kg Mulai Disalurkan, 55 Ribu Warga Pringsewu Masuk Daftar Penerima

Karhutla Mengintai Gunung Rajabasa, 128 Kebakaran Terjadi di Lamsel Sepanjang 2026

Selain itu, inisiatif pembentukan Sekolah Siger juga menimbulkan berbagai pertanyaan publik. Mulai dari status hukum sekolah, akreditasi, hingga kurikulum dan tata kelola belum dijelaskan secara transparan. Kekhawatiran muncul bahwa tanpa regulasi yang jelas dan pengawasan ketat, Sekolah Siger hanya akan menjadi proyek simbolis, tanpa kontribusi nyata terhadap kualitas pendidikan di Bandar Lampung.

Fenomena ini semakin mencuat ketika melihat kondisi infrastruktur kota yang masih memprihatinkan. Setiap musim hujan, banjir kerap menjadi masalah rutin di sejumlah wilayah. Sistem drainase yang buruk, ditambah minimnya pengelolaan sampah, menyebabkan genangan air yang mengganggu aktivitas warga sekaligus menimbulkan kerugian ekonomi. Kondisi ini menunjukkan bahwa persoalan struktural yang berdampak langsung pada masyarakat masih belum ditangani secara serius.

Sejumlah pengamat menilai bahwa arah kebijakan Pemkot cenderung menitikberatkan pada proyek-proyek simbolis atau populis, ketimbang menyelesaikan masalah mendasar. Proyek-proyek seperti Sekolah Siger atau gedung Kejati, meski terlihat prestisius, dinilai lebih menguntungkan pencitraan pemerintah dibanding kepentingan publik. Hal ini menimbulkan kesan bahwa pengelolaan anggaran daerah belum sepenuhnya mengedepankan prinsip akuntabilitas, transparansi, dan kepentingan rakyat.

Hendri Adriansyah menekankan pentingnya keterlibatan publik dalam perencanaan dan pengawasan penggunaan APBD. “Setiap rupiah dari uang rakyat harus digunakan dengan penuh tanggung jawab. Pengambilan keputusan dalam pengalokasian anggaran harus berbasis kebutuhan riil masyarakat dan berdampak langsung pada kesejahteraan warga,” ujarnya.

Selain itu, dibutuhkan mekanisme audit dan evaluasi yang ketat untuk memastikan setiap proyek yang didanai APBD tidak hanya berhenti pada perencanaan, tetapi benar-benar terealisasi dan memberi manfaat nyata. Misalnya, dana Rp60 miliar yang dialokasikan untuk Kejati dapat lebih efektif jika diarahkan untuk sektor pendidikan, kesehatan, infrastruktur dasar, atau program sosial yang menyentuh masyarakat luas.

Kondisi ini menjadi pengingat bahwa transparansi, partisipasi publik, dan perencanaan berbasis kebutuhan masyarakat harus menjadi prioritas utama dalam pengelolaan APBD. Tanpa langkah-langkah tersebut, proyek-proyek pemerintah berisiko menjadi simbolis dan tidak menyelesaikan masalah nyata di masyarakat.***

Source: ALFARIEZIE
Tags: APBD Bandar LampungBanjir Bandar LampungDana Kejati Rp60 MiliarInfrastruktur Bandar LampungKritik Kebijakan PemkotPartisipasi PublikPendidikan dan KesehatanSekolah Siger Bandar LampungTata Kelola Keuangan DaerahTransparansi Anggaran
Previous Post

Gubernur Lampung Hadiri Trade Expo Indonesia ke-40, Dorong Produk Daerah Lampung Tembus Pasar Internasional

Next Post

Heboh! SMA Swasta Siger Tanpa Izin, Apakah Presiden Prabowo Harus Turun Tangan?

Related Posts

Buku Rp70 Ribu di SMPN 2 Kalianda Bikin Heboh, Klarifikasi Sekolah Kini Dipertanyakan
Berita & Tren

Buku Rp70 Ribu di SMPN 2 Kalianda Bikin Heboh, Klarifikasi Sekolah Kini Dipertanyakan

by Melda
September 1, 2026
Bantuan Beras 30 Kg Mulai Disalurkan, 55 Ribu Warga Pringsewu Masuk Daftar Penerima
Berita & Tren

Bantuan Beras 30 Kg Mulai Disalurkan, 55 Ribu Warga Pringsewu Masuk Daftar Penerima

by Melda
September 1, 2026
Karhutla Mengintai Gunung Rajabasa, 128 Kebakaran Terjadi di Lamsel Sepanjang 2026
Berita & Tren

Karhutla Mengintai Gunung Rajabasa, 128 Kebakaran Terjadi di Lamsel Sepanjang 2026

by Melda
September 1, 2026
Dua Hotspot Muncul di Pringsewu, Mabes TNI Kasih Warning soal Ancaman Karhutla
Berita & Tren

Dua Hotspot Muncul di Pringsewu, Mabes TNI Kasih Warning soal Ancaman Karhutla

by Melda
September 1, 2026
Bukan Cuma Duduk di Kelas, SMK Taruna Bumi Metro Gaspol Siapkan Siswa Hadapi Dunia Kerja
Berita & Tren

Bukan Cuma Duduk di Kelas, SMK Taruna Bumi Metro Gaspol Siapkan Siswa Hadapi Dunia Kerja

by Melda
September 1, 2026
Next Post
Heboh! SMA Swasta Siger Tanpa Izin, Apakah Presiden Prabowo Harus Turun Tangan?

Heboh! SMA Swasta Siger Tanpa Izin, Apakah Presiden Prabowo Harus Turun Tangan?

Kasus PI 10% PT LEB: Tiga Tersangka Sudah Ditetapkan, Tapi di Mana Kerugian Negaranya?

Kasus PI 10% PT LEB: Tiga Tersangka Sudah Ditetapkan, Tapi di Mana Kerugian Negaranya?

Kadis Penanaman Modal “Usik Kesadaran” Wali Kota Eva Dwiana, Soal Izin Sekolah Siger yang Diduga Ilegal

Kadis Penanaman Modal “Usik Kesadaran” Wali Kota Eva Dwiana, Soal Izin Sekolah Siger yang Diduga Ilegal

Mukhlis Basri: Kader Marhaenis Sejati yang Teguh di Jalan Perjuangan

Mukhlis Basri: Kader Marhaenis Sejati yang Teguh di Jalan Perjuangan

Semangat Juang Atlet Muda Lampung Menggelora di Lampung Student Olympic 2025 Cabang Karate

Semangat Juang Atlet Muda Lampung Menggelora di Lampung Student Olympic 2025 Cabang Karate

Recommended

Membangun Kembali Kota Baru Lampung Menuju Eco-Smart City Ramah Lingkungan

Membangun Kembali Kota Baru Lampung Menuju Eco-Smart City Ramah Lingkungan

October 11, 2025
Komunitas Diet Keto: Seberapa Efektif di Kalangan Anak Muda?

Komunitas Diet Keto: Seberapa Efektif di Kalangan Anak Muda?

June 24, 2025

Categories

  • Berita & Tren
  • Gaya Hidup & Hiburan
  • Hobi & Komunitas
  • Karier & Pengembangan Diri
  • Kesehatan & Wellness
  • Keuangan & Investasi
  • Teknologi & Digital
  • Uncategorized

Don't miss it

Buku Rp70 Ribu di SMPN 2 Kalianda Bikin Heboh, Klarifikasi Sekolah Kini Dipertanyakan
Berita & Tren

Buku Rp70 Ribu di SMPN 2 Kalianda Bikin Heboh, Klarifikasi Sekolah Kini Dipertanyakan

September 1, 2026
Bantuan Beras 30 Kg Mulai Disalurkan, 55 Ribu Warga Pringsewu Masuk Daftar Penerima
Berita & Tren

Bantuan Beras 30 Kg Mulai Disalurkan, 55 Ribu Warga Pringsewu Masuk Daftar Penerima

September 1, 2026
Karhutla Mengintai Gunung Rajabasa, 128 Kebakaran Terjadi di Lamsel Sepanjang 2026
Berita & Tren

Karhutla Mengintai Gunung Rajabasa, 128 Kebakaran Terjadi di Lamsel Sepanjang 2026

September 1, 2026
Dua Hotspot Muncul di Pringsewu, Mabes TNI Kasih Warning soal Ancaman Karhutla
Berita & Tren

Dua Hotspot Muncul di Pringsewu, Mabes TNI Kasih Warning soal Ancaman Karhutla

September 1, 2026
Bukan Cuma Duduk di Kelas, SMK Taruna Bumi Metro Gaspol Siapkan Siswa Hadapi Dunia Kerja
Berita & Tren

Bukan Cuma Duduk di Kelas, SMK Taruna Bumi Metro Gaspol Siapkan Siswa Hadapi Dunia Kerja

September 1, 2026
Warga Banyumas dan Pagelaran Utara Curhat ke Suherman, Infrastruktur dan BPJS Jadi Sorotan
Berita & Tren

Warga Banyumas dan Pagelaran Utara Curhat ke Suherman, Infrastruktur dan BPJS Jadi Sorotan

September 1, 2026
Muda Belia

Media online yang dibuat khusus buat anak muda yang pengen tetap update, berkembang, dan terinspirasi!

Categories

  • Berita & Tren
  • Gaya Hidup & Hiburan
  • Hobi & Komunitas
  • Karier & Pengembangan Diri
  • Kesehatan & Wellness
  • Keuangan & Investasi
  • Teknologi & Digital
  • Uncategorized

Browse by Tag

anak muda AnakMuda AnakMudaProduktif AturDuit Bandar Lampung ContentCreator CuanMaksimal DPRD Bandar Lampung DuniaKerja Eva Dwiana FinancialFreedom FinancialGoals GenAlpha generasi alpha generasi z GenZ gen z GenZFinance GenZMoney GenZStyle GenZTech GenZWellness investasi KerjaCerdas Keuangan KeuanganAnakMuda KeuanganSehat Lampung LevelUp lifestyleanakmuda MentalHealth MentalHealthMatters MindfulLiving PassiveIncome PersonalBranding SelfCare SideHustle SmartMoney SmartSpending SMA Siger Tips Trik WorkFromAnywhere WorkLifeBalance WorkSmart

Recent News

Buku Rp70 Ribu di SMPN 2 Kalianda Bikin Heboh, Klarifikasi Sekolah Kini Dipertanyakan

Buku Rp70 Ribu di SMPN 2 Kalianda Bikin Heboh, Klarifikasi Sekolah Kini Dipertanyakan

September 1, 2026
Bantuan Beras 30 Kg Mulai Disalurkan, 55 Ribu Warga Pringsewu Masuk Daftar Penerima

Bantuan Beras 30 Kg Mulai Disalurkan, 55 Ribu Warga Pringsewu Masuk Daftar Penerima

September 1, 2026

© 2025 Mudabelia.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Komunitas
  • Karier
  • Kesehatan
  • Keuangan
  • Teknologi

© 2025 Mudabelia.com