Daftar Isi
MUDA BELIA- Lampung lagi panas nih, guys! Mantan Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi, kabarnya nggak datang ke panggilan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung pada Rabu, 12 Desember 2025. Panggilan ini sehubungan sama penyidikan dugaan korupsi Dana Participating Interest (PI) 10 persen PT Lampung Energi Berjaya (LEB) yang bikin heboh netizen Lampung.
Dari info yang beredar, Arinal lagi di Jakarta, makanya nggak bisa dateng. Sampai sekarang, belum ada statement resmi dari dia soal alasannya mangkir lagi. Ini panggilan kedua, bro! Sebelumnya, penyidik udah sempat ngecek pasca penggeledahan dan penyitaan aset di rumah Arinal, tapi ya gitu deh, dia nggak bisa hadir.
Sebelumnya, kasus PT LEB sempet sepi pemberitaan karena Kejati Lampung lagi sibuk urus sidang pra peradilan yang diajukan Direktur Utama PT LEB, M. Hermawan Eriadi. Jadi Hermawan protes penetapan status tersangkanya sama Kejati Lampung. Tapi nih ya, pada Senin, 8 Desember 2025, Hakim Tunggal Pengadilan Negeri Tanjung Karang, Muhammad Hibrian, nge-tolak semua permohonan Hermawan. Dengan kata lain, penetapan tersangka resmi dan sah!
Nah, dua hari setelah putusan itu, Kejati Lampung katanya bisa gas lagi buat lanjut penyidikan dugaan korupsi Dana PI 10 persen PT LEB. Netizen, media, sampai pengamat hukum sekarang pada nungguin langkah Kejati berikutnya—apakah bakal ada tersangka baru atau aset tambahan bakal disita.
Sampai artikel ini diturunin, pihak Kejati Lampung masih bungkam soal jadwal pemeriksaan Arinal selanjutnya maupun update terbaru penyidikan. Tapi yang pasti, drama kasus korupsi PT LEB ini makin bikin penasaran dan jelas bakal jadi trending topic di Lampung dan media sosial.
Buat kamu yang follow berita Lampung, stay tune deh! Kasus ini nggak cuma soal hukum, tapi juga soal integritas pejabat publik dan langkah Kejati yang lagi panas banget di spotlight. Jangan sampai kelewatan update selanjutnya, karena bisa aja ada twist baru yang bikin geger lagi!***













