Daftar Isi
MUDA BELIA– Bro sis, lagi hot nih! SPPG Kota Bandar Lampung di Way Halim lagi disorot publik. Soalnya, mereka diduga “main-main” soal data siswa dalam pembagian Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMP Negeri 44 dan SMA Siger 2. Yang bikin heboh, SPPG ini lokasinya cuma beberapa langkah di belakang kedua sekolah itu—langsung bikin netizen bertanya-tanya: ada apa sih?
Tapi, upaya klarifikasi ke pengelola SPPG nyatanya dead end. Hingga Kamis (27/11/2025), nggak ada satupun pengelola yang mau kasih statement. Berdasarkan info dari staf yang ada di lokasi, pengelolanya berinisial R, D, dan G. Sayangnya, cuma G yang ada di tempat, tapi lagi “istirahat.”
“G ada, tapi lagi istirahat. Enggak berani saya ganggu,” kata staf itu sambil menolak kasih nomor WhatsApp pengelola. Jadi, proses klarifikasi pun jadi susah banget.
Nah, dugaan SPPG ini main data awalnya muncul dari temuan pada Selasa, 30 September 2025. Ternyata, SMA Siger 2 Bandar Lampung yang belum terdaftar di DAPODIK malah sudah kebagian MBG. Padahal, sesuai aturan Kemendikdasmen:
“Peserta didik dari satuan pendidikan di bawah naungan Kemendikdasmen, jenjang PAUD, SD, SMP, SMA, SMK, SLB yang tercatat di Data Pokok Pendidikan (DAPODIK) aja yang berhak menerima MBG.”
Tapi, SMA Siger 2 sampai sekarang belum terdaftar di DAPODIK, dan Disdikbud juga belum mengakui keberadaannya. Jadi makin banyak yang penasaran, SPPG ini kok bisa-bisanya ngasih MBG ke sekolah yang belum resmi di data pemerintah?
FYI, ada SPPG lain di Jagabaya, Way Halim, tapi lokasinya di Jalan Morotai. Sampai berita ini ditulis, redaksi masih terus mencoba hubungi pihak terkait buat konfirmasi lebih lanjut.
Netizen dan orang tua pastinya makin kepo, karena kasus ini nyangkut soal transparansi data siswa dan keadilan distribusi MBG. Apakah ada praktik nggak fair di balik layar? Kita tunggu update berikutnya!***













