• Tentang Kami
Friday, November 6, 2026
Muda Belia
  • Home
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Komunitas
  • Karier
  • Kesehatan
  • Keuangan
  • Teknologi
No Result
View All Result
Muda Belia
  • Home
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Komunitas
  • Karier
  • Kesehatan
  • Keuangan
  • Teknologi
No Result
View All Result
Muda Belia
No Result
View All Result
Home Berita & Tren

Buku Rp70 Ribu di SMPN 2 Kalianda Bikin Heboh, Klarifikasi Sekolah Kini Dipertanyakan

Melda by Melda
September 1, 2026
in Berita & Tren

Daftar Isi

  • You might also like
  • Penyadapan Presiden Dikaitkan dengan Makar, Advokat Hendri Adriansyah: Jangan Asal Tarik Kesimpulan!
  • Maklumat Matraman Bersuara Keras! Pemerintah Diminta Berpihak ke Rakyat, Jika Tidak Pemilu Ulang Jadi Tuntutan
  • Saling Bantah di Sidang PI 10 Persen! Ririn Sebut Terima Rp50 Juta, Hermawan Membantah

MUDA BELIA — Polemik buku pelajaran seharga Rp70 ribu di SMP Negeri 2 Kalianda, Lampung Selatan, belum kelar. Setelah pihak sekolah memberikan klarifikasi soal aktivitas penjualan buku, muncul informasi dari grup wali murid yang bikin persoalan ini kembali ramai dibahas.

Sebelumnya, pihak SMPN 2 Kalianda menyebut tidak mengetahui adanya transaksi penjualan buku kepada siswa. Sekolah menjelaskan, pihak penyedia buku disebut hanya mendapat izin untuk melakukan sosialisasi, bukan berjualan di lingkungan sekolah.

You might also like

Penyadapan Presiden Dikaitkan dengan Makar, Advokat Hendri Adriansyah: Jangan Asal Tarik Kesimpulan!

Maklumat Matraman Bersuara Keras! Pemerintah Diminta Berpihak ke Rakyat, Jika Tidak Pemilu Ulang Jadi Tuntutan

Saling Bantah di Sidang PI 10 Persen! Ririn Sebut Terima Rp50 Juta, Hermawan Membantah

Tapi, ada fakta lain yang muncul dari percakapan di salah satu grup kelas.

Wali murid disebut sudah mendapatkan informasi sebelumnya bahwa bakal ada penyedia buku dari luar yang datang ke sekolah dan menawarkan buku kepada siswa.

“Assalamualaikum. Bapak/ibu, berkaitan dengan pembelian buku. Ini tidak diwajibkan untuk membeli, yang mau saja pak/bu. Karena memang ada penyedia buku dari luar yang datang ke sekolah menawarkan buku ke anak-anak,” demikian isi pesan yang beredar di grup tersebut.

Pesan itu tentu saja bikin sejumlah wali murid bertanya-tanya.

Salah satu anggota grup bahkan mempertanyakan buku seharga Rp70 ribu tersebut digunakan untuk mata pelajaran apa dan apakah materi bukunya sesuai dengan kurikulum yang digunakan sekolah.

Nah, di sinilah persoalannya mulai jadi sorotan.

Sebab, sebelumnya Kepala SMPN 2 Kalianda Yulinda menyatakan bahwa dirinya tidak mengetahui jika penyedia buku melakukan penjualan kepada siswa.

“Sumpah demi Allah saya tidak tahu kalau mereka jual buku ke siswa. Awalnya mereka izin sosialisasi. Kami mengakui kesalahan kami memberikan izin sosialisasi,” ujar Yulinda dalam kutipan yang dimuat salah satu media lokal.

Dalam pemberitaan media lainnya, Yulinda juga menyampaikan bahwa pihak penyedia buku hanya diberikan izin sosialisasi dan tidak mendapatkan izin untuk melakukan aktivitas jual beli di sekolah.

Perbedaan informasi inilah yang kemudian membuat publik bertanya: sebenarnya sejauh mana pihak sekolah mengetahui aktivitas penjualan buku tersebut?

Untuk menjawab pertanyaan itu, tentu dibutuhkan klarifikasi lebih lanjut dari pihak-pihak terkait.

Praktisi hukum sekaligus pengamat sosial asal Kalianda, Napoleon Bonaparte, SH., MH., ikut memberikan sorotan.

Menurut Napoleon, aktivitas jual beli buku di lingkungan sekolah perlu dilihat dari aturan yang berlaku dalam penyelenggaraan pendidikan.

“Itu lex specialis derogat legi generali, aturan bersifat khusus yang mengharamkan praktik jual beli dalam sekolah,” ujar Napoleon yang kini bermukim di Jakarta.

Ia juga menilai pengembalian buku dan uang kepada siswa tidak otomatis membuat persoalan selesai jika nantinya ditemukan adanya pelanggaran aturan.

“Pengembalian buku dan uang ke murid bukan satu alasan selesainya masalah. Jika begitu kelak akan terulang lagi, bisa jadi ke sekolah-sekolah lain. Langgar peraturan, balikin, hukum sepertinya jadi mainan,” katanya.

Sekda Lamsel Minta Disdik Turun Tangan

Polemik ini akhirnya mendapat perhatian Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan.

Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan Supriyanto mengatakan akan meminta Dinas Pendidikan melakukan klarifikasi secara lebih mendalam.

“Nanti saya minta Kadisdik lakukan klarifikasi mendalam atas permasalahan ini,” ujar Supriyanto.

Sementara itu, informasi terbaru menyebut pihak SMPN 2 Kalianda telah menarik seluruh buku yang sebelumnya dijual kepada siswa.

Sejumlah wali murid juga mengaku mendapatkan informasi bahwa mereka akan dikumpulkan untuk membahas proses pengembalian uang pembelian buku.

“Hari ini katanya semua buku ditarik semua. Besok kami wali murid akan dikumpulkan, mungkin untuk mengembalikan uangnya,” ujar sejumlah wali murid.

Kini bola berada di tangan Dinas Pendidikan Lampung Selatan untuk melakukan klarifikasi.

Publik tentu ingin mengetahui bagaimana sebenarnya proses penawaran buku tersebut bisa berlangsung, siapa saja yang mengetahui aktivitasnya, serta apakah seluruh proses sudah sesuai dengan aturan yang berlaku.

Yang jelas, polemik ini menjadi pengingat bahwa setiap aktivitas di lingkungan sekolah perlu dilakukan secara transparan agar tidak menimbulkan pertanyaan di kalangan siswa maupun orang tua.

(***)

Source: RUDI SUHAIMI
Tags: berita Kaliandaberita Lampung Selatanberita Lampung terkini.buku pelajaranbuku Rp70 ribuDinas Pendidikan Lampung SelatanDisdik LamselKaliandaLampung SelatanLamselNapoleon Bonapartependidikan Lampung Selatanpenjualan buku sekolahpolemik SMPN 2 KaliandaSekda Lampung SelatanSiswa SMPSMP Negeri 2 KaliandaSMPN 2 KaliandaSupriyantoWali MuridYulinda
Previous Post

Bantuan Beras 30 Kg Mulai Disalurkan, 55 Ribu Warga Pringsewu Masuk Daftar Penerima

Next Post

Buku Rp70 Ribu di SMPN 2 Kalianda Bikin Ramai, Disdik Lamsel Siap Klarifikasi Ulang

Related Posts

Penyadapan Presiden Dikaitkan dengan Makar, Advokat Hendri Adriansyah: Jangan Asal Tarik Kesimpulan!
Berita & Tren

Penyadapan Presiden Dikaitkan dengan Makar, Advokat Hendri Adriansyah: Jangan Asal Tarik Kesimpulan!

by Melda
November 5, 2026
Maklumat Matraman Bersuara Keras! Pemerintah Diminta Berpihak ke Rakyat, Jika Tidak Pemilu Ulang Jadi Tuntutan
Berita & Tren

Maklumat Matraman Bersuara Keras! Pemerintah Diminta Berpihak ke Rakyat, Jika Tidak Pemilu Ulang Jadi Tuntutan

by Melda
November 5, 2026
Saling Bantah di Sidang PI 10 Persen! Ririn Sebut Terima Rp50 Juta, Hermawan Membantah
Berita & Tren

Saling Bantah di Sidang PI 10 Persen! Ririn Sebut Terima Rp50 Juta, Hermawan Membantah

by Melda
November 5, 2026
Ridwan GEMA PUAN Lempar Dua Opsi Politik: Ganti Wapres atau Pemilu Ulang 2027?
Berita & Tren

Ridwan GEMA PUAN Lempar Dua Opsi Politik: Ganti Wapres atau Pemilu Ulang 2027?

by Melda
November 5, 2026
Henry Yosodiningrat Minta Heri Wardoyo Diperiksa Terpisah, Ada Keterangan Saksi yang Bertentangan
Berita & Tren

Henry Yosodiningrat Minta Heri Wardoyo Diperiksa Terpisah, Ada Keterangan Saksi yang Bertentangan

by Melda
November 4, 2026
Next Post
Buku Rp70 Ribu di SMPN 2 Kalianda Bikin Ramai, Disdik Lamsel Siap Klarifikasi Ulang

Buku Rp70 Ribu di SMPN 2 Kalianda Bikin Ramai, Disdik Lamsel Siap Klarifikasi Ulang

Ada Ancaman Masyarakat Kembali Miskin, Wamen Ossy Soroti Penataan Tanah dalam RUU Reforma Agraria

Reforma Agraria Jangan Cuma Formalitas, Wamen Ossy Dorong Aturan yang Benar-Benar Berpihak ke Rakyat

KUPA-PPAS 2026 Disepakati, Tanggamus Mulai Susun APBD 2027 Berbasis Program Prioritas

KUPA-PPAS 2026 Disepakati, Tanggamus Mulai Susun APBD 2027 Berbasis Program Prioritas

Pertumbuhan Ekonomi 5,71 Persen, Sekda Lampung Selatan Minta Birokrasi Makin Solid

Pertumbuhan Ekonomi 5,71 Persen, Sekda Lampung Selatan Minta Birokrasi Makin Solid

Pringsewu Jadi Pusat Perhatian! 500 Kader Gerindra Se-Lampung Ikuti Diklat Tiga Hari

Pringsewu Jadi Pusat Perhatian! 500 Kader Gerindra Se-Lampung Ikuti Diklat Tiga Hari

Recommended

Terindikasi Tipikor Tapi Disdikbud Bandar Lampung Sulit Diklarifikasi

Terindikasi Tipikor Tapi Disdikbud Bandar Lampung Sulit Diklarifikasi

January 10, 2026
KARIR DI BIDANG KEUANGAN: HARUSKAH LO JADI FINANCIAL PLANNER?

KARIR DI BIDANG KEUANGAN: HARUSKAH LO JADI FINANCIAL PLANNER?

March 24, 2025

Categories

  • Berita & Tren
  • Gaya Hidup & Hiburan
  • Hobi & Komunitas
  • Karier & Pengembangan Diri
  • Kesehatan & Wellness
  • Keuangan & Investasi
  • Teknologi & Digital
  • Uncategorized

Don't miss it

Penyadapan Presiden Dikaitkan dengan Makar, Advokat Hendri Adriansyah: Jangan Asal Tarik Kesimpulan!
Berita & Tren

Penyadapan Presiden Dikaitkan dengan Makar, Advokat Hendri Adriansyah: Jangan Asal Tarik Kesimpulan!

November 5, 2026
Maklumat Matraman Bersuara Keras! Pemerintah Diminta Berpihak ke Rakyat, Jika Tidak Pemilu Ulang Jadi Tuntutan
Berita & Tren

Maklumat Matraman Bersuara Keras! Pemerintah Diminta Berpihak ke Rakyat, Jika Tidak Pemilu Ulang Jadi Tuntutan

November 5, 2026
Saling Bantah di Sidang PI 10 Persen! Ririn Sebut Terima Rp50 Juta, Hermawan Membantah
Berita & Tren

Saling Bantah di Sidang PI 10 Persen! Ririn Sebut Terima Rp50 Juta, Hermawan Membantah

November 5, 2026
Ridwan GEMA PUAN Lempar Dua Opsi Politik: Ganti Wapres atau Pemilu Ulang 2027?
Berita & Tren

Ridwan GEMA PUAN Lempar Dua Opsi Politik: Ganti Wapres atau Pemilu Ulang 2027?

November 5, 2026
Henry Yosodiningrat Minta Heri Wardoyo Diperiksa Terpisah, Ada Keterangan Saksi yang Bertentangan
Berita & Tren

Henry Yosodiningrat Minta Heri Wardoyo Diperiksa Terpisah, Ada Keterangan Saksi yang Bertentangan

November 4, 2026
Dugaan Intervensi Arinal Terkuak, Mingrum Bicara Harmonisasi, Ririn Akui Ada Tekanan Penilaian Atasan
Berita & Tren

Dugaan Intervensi Arinal Terkuak, Mingrum Bicara Harmonisasi, Ririn Akui Ada Tekanan Penilaian Atasan

November 4, 2026
Muda Belia

Media online yang dibuat khusus buat anak muda yang pengen tetap update, berkembang, dan terinspirasi!

Categories

  • Berita & Tren
  • Gaya Hidup & Hiburan
  • Hobi & Komunitas
  • Karier & Pengembangan Diri
  • Kesehatan & Wellness
  • Keuangan & Investasi
  • Teknologi & Digital
  • Uncategorized

Browse by Tag

anak muda AnakMuda AnakMudaProduktif AturDuit Bandar Lampung BandarLampung berita Lampung ContentCreator CuanMaksimal DPRD Bandar Lampung DuniaKerja Eva Dwiana FinancialFreedom FinancialGoals GenAlpha generasi alpha generasi z GenZ GenZFinance GenZStyle GenZWellness investasi KerjaCerdas Keuangan KeuanganAnakMuda KeuanganSehat Lampung LevelUp lifestyleanakmuda MentalHealth MentalHealthMatters MindfulLiving PassiveIncome pendidikan Lampung PersonalBranding SelfCare SideHustle SmartMoney SmartSpending SMA Siger Tips Trik WorkFromAnywhere WorkLifeBalance WorkSmart

Recent News

Penyadapan Presiden Dikaitkan dengan Makar, Advokat Hendri Adriansyah: Jangan Asal Tarik Kesimpulan!

Penyadapan Presiden Dikaitkan dengan Makar, Advokat Hendri Adriansyah: Jangan Asal Tarik Kesimpulan!

November 5, 2026
Maklumat Matraman Bersuara Keras! Pemerintah Diminta Berpihak ke Rakyat, Jika Tidak Pemilu Ulang Jadi Tuntutan

Maklumat Matraman Bersuara Keras! Pemerintah Diminta Berpihak ke Rakyat, Jika Tidak Pemilu Ulang Jadi Tuntutan

November 5, 2026

© 2025 Mudabelia.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Komunitas
  • Karier
  • Kesehatan
  • Keuangan
  • Teknologi

© 2025 Mudabelia.com