Daftar Isi
MUDA BELIA — Pringsewu bakal ramai oleh ratusan kader Partai Gerindra. Sebanyak 500 kader Gerindra dari seluruh kabupaten/kota se-Lampung dijadwalkan berkumpul dalam Diklat Laskar Gerindra tingkat Provinsi Lampung.
Kegiatan ini akan berlangsung selama tiga hari, mulai Jumat hingga Minggu, 4-6 September 2026. Lokasinya berada di Pekon Yogyakarta, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu.
Menjelang hari-H, persiapan panitia sudah mulai masuk mode serius. Berbagai fasilitas terus dikebut agar kegiatan yang diikuti ratusan kader tersebut bisa berjalan lancar.
Sekretaris DPD Partai Gerindra Kabupaten Pringsewu Nazaruddin mengatakan, Diklat Laskar Gerindra akan berlangsung selama tiga hari dan diikuti kader dari seluruh daerah di Lampung.
“Pringsewu selaku tuan rumah tentu sangat bersyukur karena bisa berpartisipasi secara langsung untuk menyukseskan acara tersebut,” ungkap Nazaruddin.
25 Barak Disiapkan, Kapasitas 500 Peserta
Karena jumlah pesertanya mencapai sekitar 500 orang, panitia tentu harus menyiapkan fasilitas yang tidak sedikit.
Sebanyak 25 unit barak tempat tidur sudah disiapkan di lokasi. Setiap barak mampu menampung sekitar 20 peserta.
Selain tempat istirahat, panitia juga menyiapkan panggung besar untuk acara pembukaan. Tenda berukuran cukup besar turut didirikan sebagai lokasi pertemuan dan berbagai agenda selama kegiatan berlangsung.
Tidak berhenti di fasilitas lokasi, peserta juga bakal mendapatkan perlengkapan pakaian dari panitia.
Setiap peserta diperkirakan mendapatkan lima hingga enam stel pakaian dengan berbagai jenis, mulai dari pakaian lapangan, pakaian olahraga, dan perlengkapan lainnya.
Jadi selama tiga hari di Pringsewu, para peserta sudah dipersiapkan untuk mengikuti rangkaian kegiatan yang cukup padat.
Bukan Sekadar Kumpul, Fokus Perkuat Kekompakan Kader
Menurut Nazaruddin, Diklat Laskar Gerindra bukan sekadar agenda kumpul-kumpul kader.
Kegiatan ini dirancang untuk memperkuat pemahaman mengenai kepartaian sekaligus membangun kekompakan antaranggota.
Karena itu, peserta yang mengikuti diklat seluruhnya merupakan kader Partai Gerindra.
“Makanya seluruh peserta adalah kader Gerindra,” katanya.
Agenda tersebut juga dijadwalkan dihadiri Sekretaris Dewan Pembina Partai Gerindra yang juga Ketua MPR RI, H. Ahmad Muzani.
Kehadiran Ahmad Muzani menjadi salah satu agenda yang cukup dinantikan dalam kegiatan Diklat Laskar Gerindra tingkat Provinsi Lampung tersebut.
Lokasinya Bikin Penasaran, di Tengah Sawah dan Perladangan
Hal lain yang cukup menarik adalah lokasi kegiatan.
Diklat Laskar Gerindra kali ini tidak digelar di tengah kota atau kawasan gedung perkantoran. Lokasinya berada di kawasan perladangan dan kompleks persawahan di Pekon Yogyakarta.
Area yang digunakan disebut memiliki luas lebih dari 2,5 hektare.
Lokasinya juga cukup jauh dari permukiman warga, yakni sekitar satu kilometer.
Suasana tersebut membuat lokasi diklat terasa lebih leluasa untuk menampung ratusan peserta sekaligus berbagai fasilitas yang sudah disiapkan panitia.
H-2, Panitia Mulai Tancap Gas
Memasuki H-2 pelaksanaan, aktivitas panitia lokal terlihat semakin sibuk.
Sejumlah kader DPD Gerindra Pringsewu tampak memantau persiapan di lokasi, mulai dari fasilitas peserta hingga berbagai kebutuhan untuk agenda pembukaan.
Di lapangan terlihat Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Pringsewu Gita Kurniawan bersama anggota fraksi Sudiyono dan Amproni.
Turut terlihat kader Gerindra yang juga mantan anggota DPRD Pringsewu, Rahwoyo.
Dengan waktu pelaksanaan yang semakin dekat, panitia kini fokus memastikan semua kebutuhan benar-benar siap.
Jika sesuai jadwal, mulai 4 September 2026, Pringsewu bakal menjadi titik berkumpul sekitar 500 kader Gerindra dari seluruh Lampung.
Selama tiga hari, mereka akan mengikuti Diklat Laskar Gerindra dengan agenda yang diarahkan untuk memperkuat pemahaman kepartaian sekaligus kekompakan kader.
Buat Pringsewu, menjadi tuan rumah kegiatan berskala provinsi ini tentu bukan cuma soal menyiapkan tempat.
Ada nama daerah yang ikut dipertaruhkan. Karena itu, panitia lokal pun terus memastikan seluruh persiapan berjalan maksimal hingga hari pelaksanaan.







