• Tentang Kami
Tuesday, August 11, 2026
Muda Belia
  • Home
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Komunitas
  • Karier
  • Kesehatan
  • Keuangan
  • Teknologi
No Result
View All Result
Muda Belia
  • Home
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Komunitas
  • Karier
  • Kesehatan
  • Keuangan
  • Teknologi
No Result
View All Result
Muda Belia
No Result
View All Result
Home Berita & Tren

Ujian Fiskal Awal 2026 Lampung Di Bawah Mirza

Melda by Melda
January 5, 2026
in Berita & Tren

Daftar Isi

  • You might also like
  • 105 SMP Swasta dan 63 SMP Negeri, Mengapa Kepala Sekolah Masih Terpisah Wadah?
  • Dari Pelaku UMKM hingga Profesional, KMP SeBINus Satukan Kekuatan Ekonomi Rakyat Lampung
  • Besi Tiang Diduga Tak Sesuai Spek, Proyek Revitalisasi SDN 01 Gunung Sari Minta Diaudit

MUDA BELIA- Memasuki awal 2026, Pemerintah Provinsi Lampung kembali berhadapan dengan persoalan klasik namun krusial: pendapatan daerah yang belum mencapai target. Situasi ini menjadi sorotan publik karena menyangkut langsung kemampuan pemerintah menjaga layanan dasar, pembangunan infrastruktur, dan kepercayaan masyarakat terhadap kepemimpinan daerah.

Tahun kedua kepemimpinan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dimulai dengan ruang fiskal yang ketat. Dari target pendapatan asli daerah lebih dari Rp4,22 triliun, realisasi tahun anggaran sebelumnya tercatat sekitar Rp3,37 triliun atau 79,9 persen. Kontribusi Pajak Kendaraan Bermotor pun belum optimal, hanya menyumbang sekitar 42 persen dari target yang ditetapkan.

You might also like

105 SMP Swasta dan 63 SMP Negeri, Mengapa Kepala Sekolah Masih Terpisah Wadah?

Dari Pelaku UMKM hingga Profesional, KMP SeBINus Satukan Kekuatan Ekonomi Rakyat Lampung

Besi Tiang Diduga Tak Sesuai Spek, Proyek Revitalisasi SDN 01 Gunung Sari Minta Diaudit

Kondisi ini bukan cerita baru. Pada awal masa jabatan tahun 2025, pemerintah provinsi mewarisi kas terbatas sekitar Rp400 miliar, disertai utang jangka pendek dan kewajiban tunda bayar yang menembus Rp1,8 triliun. Realitas fiskal tersebut membatasi ruang gerak, sekaligus memaksa pemerintah memilih kebijakan yang paling berdampak langsung bagi masyarakat.

Di tengah keterbatasan anggaran, sejumlah capaian mulai terlihat. Kemantapan jalan provinsi tercatat meningkat menjadi 79,79 persen, naik sekitar 1,71 persen dibanding tahun sebelumnya. Yang tak kalah penting, laju kerusakan jalan berhasil ditekan, dari rata-rata empat persen per tahun menjadi sekitar 2,25 persen.

Sepanjang tahun pertama, pemerintah provinsi menangani 52 ruas jalan dengan total panjang lebih dari 66 kilometer serta melakukan pekerjaan pada 52 unit jembatan. Capaian ini mungkin belum terlihat besar, namun dalam kondisi fiskal yang sempit, langkah tersebut mencerminkan prioritas pada kebutuhan paling mendesak, bukan sekadar janji pembangunan.

Persoalan banjir di Kota Bandarlampung juga mulai disentuh. Pembangunan embung pengendali banjir di kawasan Kemiling dan Langkapura dirancang tidak hanya sebagai infrastruktur teknis, tetapi juga ruang publik yang dapat dimanfaatkan warga. Pendekatan ini menempatkan pembangunan sebagai bagian dari kualitas hidup masyarakat, bukan sekadar proyek fisik.

Di sektor pendidikan, kebijakan yang diambil menyasar keresahan publik. Penghapusan pungutan komite di sekolah negeri serta pengembalian ribuan ijazah yang sempat tertahan menjadi langkah administratif yang berdampak langsung bagi masa depan pelajar. Pemerintah provinsi juga membuka akses penempatan tenaga kerja ke Jepang sebagai upaya meningkatkan daya saing sumber daya manusia Lampung.

Aspek budaya turut mendapat perhatian. Sejak awal masa jabatan, simbol-simbol adat Lampung Pepadun dan Saibatin dihadirkan sebagai pesan persatuan. Sejumlah situs cagar budaya berhasil memperoleh sertifikasi nasional, menandai upaya menjaga identitas daerah di tengah arus pembangunan.

Dukungan politik terhadap Mirza terbilang kuat. Pada Pilgub Lampung 2024, lebih dari 82 persen pemilih memberikan mandat kepadanya. Namun legitimasi besar ini sekaligus menjadi beban tanggung jawab untuk menjawab kritik publik yang tetap muncul seiring keterbatasan fiskal dan tingginya ekspektasi warga.

Awal 2026 menunjukkan bahwa arah kerja pemerintah provinsi mulai terbaca: bertahap, realistis, dan menyesuaikan kemampuan anggaran. Tantangan ke depan tidak ringan, mulai dari optimalisasi pendapatan daerah hingga menjaga konsistensi kebijakan agar dampaknya benar-benar dirasakan masyarakat luas.***

Source: WAHYUDIN
Tags: Infrastruktur PublikKebijakan FiskalKeuangan DaerahPemerintah Provinsi LampungPendidikanRahmat Mirzani Djausal
Previous Post

Innova Tabrak Tiang Listrik Pagar Alam, Polisi Tewas

Next Post

Pentas Seni Kodam Radin Inten Galang Donasi Bencana

Related Posts

105 SMP Swasta dan 63 SMP Negeri, Mengapa Kepala Sekolah Masih Terpisah Wadah?
Berita & Tren

105 SMP Swasta dan 63 SMP Negeri, Mengapa Kepala Sekolah Masih Terpisah Wadah?

by Melda
August 10, 2026
Dari Pelaku UMKM hingga Profesional, KMP SeBINus Satukan Kekuatan Ekonomi Rakyat Lampung
Berita & Tren

Dari Pelaku UMKM hingga Profesional, KMP SeBINus Satukan Kekuatan Ekonomi Rakyat Lampung

by Melda
August 9, 2026
Besi Tiang Diduga Tak Sesuai Spek, Proyek Revitalisasi SDN 01 Gunung Sari Minta Diaudit
Berita & Tren

Besi Tiang Diduga Tak Sesuai Spek, Proyek Revitalisasi SDN 01 Gunung Sari Minta Diaudit

by Melda
August 9, 2026
Lamtim Disebut “Bangkrut”: PAD dari Kekayaan Daerah Cuma Rp3 Miliar, Belanja Pegawai Tembus Rp895 Miliar
Berita & Tren

Lamtim Disebut “Bangkrut”: PAD dari Kekayaan Daerah Cuma Rp3 Miliar, Belanja Pegawai Tembus Rp895 Miliar

by Melda
August 7, 2026
Dari Waktu hingga Kehilangan, “Puisi 68” Membuka Ruang Renungan Baru Karya Isbedy Stiawan ZS
Berita & Tren

Dari Waktu hingga Kehilangan, “Puisi 68” Membuka Ruang Renungan Baru Karya Isbedy Stiawan ZS

by Melda
August 6, 2026
Next Post
Pentas Seni Kodam Radin Inten Galang Donasi Bencana

Pentas Seni Kodam Radin Inten Galang Donasi Bencana

Warga Bandar Lampung Bisa Berobat Gratis Pakai KTP

Warga Bandar Lampung Bisa Berobat Gratis Pakai KTP

Anggaran Puluhan Miliar Digelontorkan Warga Masih Bingung Sosialisasi P2KM

Anggaran Puluhan Miliar Digelontorkan Warga Masih Bingung Sosialisasi P2KM

Dunia Kerja Nggak Seindah LinkedIn

Dunia Kerja Nggak Seindah LinkedIn

Dugaan Tipikor DPRD Tanggamus Seret Nama Jaksa Agung

Dugaan Tipikor DPRD Tanggamus Seret Nama Jaksa Agung

Recommended

Ngopi di Rumah tapi Rasa Kafe, Bisa Kok

Ngopi di Rumah tapi Rasa Kafe, Bisa Kok

February 12, 2026
TEKNOLOGI YANG BISA MENDETEKSI FAKE NEWS! BIAR LO GAK JADI KORBAN HOAKS LAGI

TEKNOLOGI YANG BISA MENDETEKSI FAKE NEWS! BIAR LO GAK JADI KORBAN HOAKS LAGI

August 31, 2025

Categories

  • Berita & Tren
  • Gaya Hidup & Hiburan
  • Hobi & Komunitas
  • Karier & Pengembangan Diri
  • Kesehatan & Wellness
  • Keuangan & Investasi
  • Teknologi & Digital
  • Uncategorized

Don't miss it

105 SMP Swasta dan 63 SMP Negeri, Mengapa Kepala Sekolah Masih Terpisah Wadah?
Berita & Tren

105 SMP Swasta dan 63 SMP Negeri, Mengapa Kepala Sekolah Masih Terpisah Wadah?

August 10, 2026
Dari Pelaku UMKM hingga Profesional, KMP SeBINus Satukan Kekuatan Ekonomi Rakyat Lampung
Berita & Tren

Dari Pelaku UMKM hingga Profesional, KMP SeBINus Satukan Kekuatan Ekonomi Rakyat Lampung

August 9, 2026
Besi Tiang Diduga Tak Sesuai Spek, Proyek Revitalisasi SDN 01 Gunung Sari Minta Diaudit
Berita & Tren

Besi Tiang Diduga Tak Sesuai Spek, Proyek Revitalisasi SDN 01 Gunung Sari Minta Diaudit

August 9, 2026
Lamtim Disebut “Bangkrut”: PAD dari Kekayaan Daerah Cuma Rp3 Miliar, Belanja Pegawai Tembus Rp895 Miliar
Berita & Tren

Lamtim Disebut “Bangkrut”: PAD dari Kekayaan Daerah Cuma Rp3 Miliar, Belanja Pegawai Tembus Rp895 Miliar

August 7, 2026
Dari Waktu hingga Kehilangan, “Puisi 68” Membuka Ruang Renungan Baru Karya Isbedy Stiawan ZS
Berita & Tren

Dari Waktu hingga Kehilangan, “Puisi 68” Membuka Ruang Renungan Baru Karya Isbedy Stiawan ZS

August 6, 2026
Wabup Agus Suranto Lantik Sekretaris Disdukcapil, Auditor dan Guru, Dorong Pelayanan Publik Makin Cepat dan Humanis
Berita & Tren

Wabup Agus Suranto Lantik Sekretaris Disdukcapil, Auditor dan Guru, Dorong Pelayanan Publik Makin Cepat dan Humanis

August 6, 2026
Muda Belia

Media online yang dibuat khusus buat anak muda yang pengen tetap update, berkembang, dan terinspirasi!

Categories

  • Berita & Tren
  • Gaya Hidup & Hiburan
  • Hobi & Komunitas
  • Karier & Pengembangan Diri
  • Kesehatan & Wellness
  • Keuangan & Investasi
  • Teknologi & Digital
  • Uncategorized

Browse by Tag

anak muda AnakMuda AnakMudaProduktif AntiBokek AturDuit Bandar Lampung ContentCreator CuanMaksimal DPRD Bandar Lampung DuniaKerja Eva Dwiana FinancialFreedom FinancialGoals GenAlpha generasi alpha generasi z GenZ GenZFinance GenZMoney GenZStyle GenZTech GenZWellness investasi KerjaCerdas Keuangan KeuanganAnakMuda KeuanganSehat Lampung LevelUp lifestyleanakmuda MentalHealth MentalHealthMatters MindfulLiving PassiveIncome PersonalBranding SelfCare SideHustle SmartMoney SmartSpending SMA Siger Tips Trik WorkFromAnywhere WorkLifeBalance WorkSmart

Recent News

105 SMP Swasta dan 63 SMP Negeri, Mengapa Kepala Sekolah Masih Terpisah Wadah?

105 SMP Swasta dan 63 SMP Negeri, Mengapa Kepala Sekolah Masih Terpisah Wadah?

August 10, 2026
Dari Pelaku UMKM hingga Profesional, KMP SeBINus Satukan Kekuatan Ekonomi Rakyat Lampung

Dari Pelaku UMKM hingga Profesional, KMP SeBINus Satukan Kekuatan Ekonomi Rakyat Lampung

August 9, 2026

© 2025 Mudabelia.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Komunitas
  • Karier
  • Kesehatan
  • Keuangan
  • Teknologi

© 2025 Mudabelia.com