• Tentang Kami
Wednesday, September 2, 2026
Muda Belia
  • Home
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Komunitas
  • Karier
  • Kesehatan
  • Keuangan
  • Teknologi
No Result
View All Result
Muda Belia
  • Home
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Komunitas
  • Karier
  • Kesehatan
  • Keuangan
  • Teknologi
No Result
View All Result
Muda Belia
No Result
View All Result
Home Berita & Tren

Sekolah Siger Lagi Ramai, DPRD Akhirnya Buka-bukaan

Melda by Melda
January 24, 2026
in Berita & Tren

Daftar Isi

    • You might also like
    • Pringsewu Jadi Pusat Perhatian! 500 Kader Gerindra Se-Lampung Ikuti Diklat Tiga Hari
    • Pertumbuhan Ekonomi 5,71 Persen, Sekda Lampung Selatan Minta Birokrasi Makin Solid
    • KUPA-PPAS 2026 Disepakati, Tanggamus Mulai Susun APBD 2027 Berbasis Program Prioritas
  • DPRD Jalankan Fungsi Pengawasan, Bukan Menghakimi
  • Selisih Dana Hibah Jadi Alarm Awal
  • Izin Operasional Masih Proses, Aktivitas Sekolah Sudah Berjalan
  • Pinjam Pakai Gedung Negara, Legal Belum Tentu Layak
  • Misi Sosial Tidak Menghapus Kewajiban Taat Regulasi
  • Isu Dugaan Main Mata, DPRD Tegaskan Sikap

MUDA BELIA- Polemik operasional Sekolah Siger kini memasuki fase krusial. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandar Lampung membuka secara terbuka sejumlah persoalan fundamental terkait penggunaan dana hibah, status izin operasional, serta pemanfaatan aset negara yang digunakan sekolah tersebut. DPRD menegaskan, isu ini bukan sekadar perdebatan opini, melainkan menyangkut kepastian hukum, akuntabilitas anggaran publik, dan perlindungan hak siswa.

Sorotan tersebut disampaikan menyusul derasnya perhatian publik terhadap keberlangsungan Sekolah Siger yang dinilai berada di persimpangan regulasi pendidikan nasional.

You might also like

Pringsewu Jadi Pusat Perhatian! 500 Kader Gerindra Se-Lampung Ikuti Diklat Tiga Hari

Pertumbuhan Ekonomi 5,71 Persen, Sekda Lampung Selatan Minta Birokrasi Makin Solid

KUPA-PPAS 2026 Disepakati, Tanggamus Mulai Susun APBD 2027 Berbasis Program Prioritas

DPRD Jalankan Fungsi Pengawasan, Bukan Menghakimi

Ketua Komisi IV DPRD Kota Bandar Lampung, Asroni Paslah, menyatakan lembaganya tidak dalam posisi mencari kesalahan pihak tertentu. DPRD, kata dia, menjalankan mandat konstitusional untuk memastikan pengelolaan keuangan negara, kebijakan pendidikan, dan penggunaan aset publik berjalan sesuai hukum.

“Kami tidak menghakimi. Kami mengawasi. Itu tugas DPRD. Uang rakyat, regulasi pendidikan, dan masa depan siswa harus berada dalam koridor hukum,” ujar Asroni kepada wartawan.

Menurutnya, polemik Sekolah Siger harus dilihat secara objektif dan berbasis dokumen resmi, bukan semata klaim atau pernyataan lisan.

Selisih Dana Hibah Jadi Alarm Awal

Salah satu titik krusial yang disoroti DPRD adalah perbedaan informasi mengenai besaran dana hibah yang diterima Sekolah Siger. Di ruang publik, mencuat dua angka berbeda, yakni Rp350 juta dan Rp700 juta.

Asroni menegaskan, perbedaan angka tersebut tidak bisa diselesaikan dengan klarifikasi verbal. DPRD hanya akan merujuk pada dokumen resmi negara, seperti APBD, Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD), hingga laporan realisasi anggaran.

“Kalau Rp350 juta, dokumennya mana. Kalau Rp700 juta, dasar hukumnya apa. DPRD bekerja berdasarkan dokumen, bukan klaim sepihak,” tegasnya.

Bagi DPRD, kejelasan dana hibah bukan hanya soal nominal, tetapi menyangkut prinsip akuntabilitas dan transparansi penggunaan uang rakyat.

Izin Operasional Masih Proses, Aktivitas Sekolah Sudah Berjalan

Persoalan berikutnya adalah status izin operasional sekolah. DPRD mencatat, hingga kini izin Sekolah Siger masih disebut dalam tahap proses, sementara kegiatan belajar-mengajar telah berlangsung lebih dari satu semester.

Asroni mengingatkan, kondisi tersebut berpotensi menimbulkan risiko serius, terutama bagi siswa.

“Yang paling harus dilindungi itu siswa. Jangan sampai di kemudian hari muncul masalah keabsahan ijazah atau hak-hak pendidikan mereka,” ujarnya.

DPRD menilai, praktik pendidikan tanpa kepastian izin berpotensi menimbulkan persoalan hukum jangka panjang, baik bagi penyelenggara, pemerintah daerah, maupun peserta didik.

Pinjam Pakai Gedung Negara, Legal Belum Tentu Layak

Penggunaan gedung sekolah negeri melalui skema pinjam pakai juga menjadi perhatian DPRD. Meski diakui terdapat perjanjian administratif, DPRD menilai aspek kepatutan dan keadilan tetap harus diuji.

Asroni menyebut, DPRD akan mendalami beberapa aspek penting, antara lain apakah penggunaan gedung tersebut mengganggu fungsi utama sekolah negeri, apakah didahului kajian kebutuhan yang objektif, serta apakah berpotensi menciptakan preseden buruk dalam pengelolaan aset negara.

“Aset pendidikan milik negara itu milik publik. Penggunaannya tidak boleh serampangan, meskipun ada alasan sosial,” kata Asroni.

Misi Sosial Tidak Menghapus Kewajiban Taat Regulasi

DPRD mengapresiasi misi sosial Yayasan Siger yang menyasar Anak Tidak Sekolah (ATS). Namun, Asroni menegaskan bahwa niat baik tidak boleh menjadi alasan untuk mengabaikan aturan.

Menurutnya, regulasi justru hadir untuk melindungi semua pihak, termasuk siswa dan tenaga pendidik.

“Kalau aturan diabaikan, justru anak-anak yang paling dirugikan. Negara tidak boleh membiarkan praktik pendidikan berjalan di wilayah abu-abu,” ujarnya.

Isu Dugaan Main Mata, DPRD Tegaskan Sikap

Menanggapi isu dugaan adanya ‘main mata’ antara pihak sekolah dan pemerintah daerah, Asroni menegaskan DPRD tidak menuding secara personal. Pernyataan tersebut merupakan bagian dari fungsi kontrol terhadap kebijakan publik.

Menurut DPRD, ketika dana hibah diberikan kepada lembaga pendidikan yang belum sepenuhnya memenuhi syarat legal, maka pertanyaan terkait proses verifikasi, dasar pertimbangan, dan mekanisme pengawasan menjadi hal yang wajar.

“Kami mendukung akses pendidikan seluas-luasnya, tapi menolak praktik pendidikan tanpa kepastian hukum,” tegasnya.

DPRD mendorong seluruh proses perizinan diselesaikan secara cepat, transparan, dan terukur agar tidak menimbulkan polemik berkepanjangan.

“Kebijakan setengah jalan hanya akan menimbulkan masalah baru. Yang dirugikan akhirnya siswa,” pungkas Asroni.

Meta Description
Polemik Sekolah Siger disorot DPRD Bandar Lampung. Dana hibah, izin operasional, dan penggunaan aset negara kini dipertanyakan demi kepastian hukum.

Slug URL
sekolah-siger-persimpangan-regulasi-dprd-dana-izin-aset-negara

Tag SEO
Sekolah Siger
DPRD Bandar Lampung
Dana Hibah Pendidikan
Izin Sekolah Swasta
Aset Negara Pendidikan

Source: ALFARIEZIE
Tags: Aset Negara PendidikanDana Hibah PendidikanDPRD Bandar LampungIzin Sekolah SwastaSEKOLAH SIGER
Previous Post

SMA Siger Lagi Ribut, Disdik Lampung Akhirnya Turun Tangan

Next Post

Review Tempat Nongkrong Murah tapi Nyaman

Related Posts

Pringsewu Jadi Pusat Perhatian! 500 Kader Gerindra Se-Lampung Ikuti Diklat Tiga Hari
Berita & Tren

Pringsewu Jadi Pusat Perhatian! 500 Kader Gerindra Se-Lampung Ikuti Diklat Tiga Hari

by Melda
September 2, 2026
Pertumbuhan Ekonomi 5,71 Persen, Sekda Lampung Selatan Minta Birokrasi Makin Solid
Berita & Tren

Pertumbuhan Ekonomi 5,71 Persen, Sekda Lampung Selatan Minta Birokrasi Makin Solid

by Melda
September 2, 2026
KUPA-PPAS 2026 Disepakati, Tanggamus Mulai Susun APBD 2027 Berbasis Program Prioritas
Berita & Tren

KUPA-PPAS 2026 Disepakati, Tanggamus Mulai Susun APBD 2027 Berbasis Program Prioritas

by Melda
September 2, 2026
Ada Ancaman Masyarakat Kembali Miskin, Wamen Ossy Soroti Penataan Tanah dalam RUU Reforma Agraria
Berita & Tren

Reforma Agraria Jangan Cuma Formalitas, Wamen Ossy Dorong Aturan yang Benar-Benar Berpihak ke Rakyat

by Melda
September 2, 2026
Buku Rp70 Ribu di SMPN 2 Kalianda Bikin Ramai, Disdik Lamsel Siap Klarifikasi Ulang
Berita & Tren

Buku Rp70 Ribu di SMPN 2 Kalianda Bikin Ramai, Disdik Lamsel Siap Klarifikasi Ulang

by Melda
September 2, 2026
Next Post
Review Tempat Nongkrong Murah tapi Nyaman

Review Tempat Nongkrong Murah tapi Nyaman

Khaidarmansyah vs Murid dan Guru SMA Siger, Modul Berbayar di Tengah Klaim Hibah Rp350 Juta

Khaidarmansyah vs Murid dan Guru SMA Siger, Modul Berbayar di Tengah Klaim Hibah Rp350 Juta

Dugaan Skandal Tanah Negara di Lampung: LADAM Minta Jangan Ada yang Kebal Hukum

Dugaan Skandal Tanah Negara di Lampung: LADAM Minta Jangan Ada yang Kebal Hukum

Pangdam Geram Soal SMA Siger, Di Mana Kamtibmasnya? Polda dan Disdik Diminta Tegas

Pangdam Geram Soal SMA Siger, Di Mana Kamtibmasnya? Polda dan Disdik Diminta Tegas

Khaidarmansyah Jadi Sorotan, Transparansi Anggaran SMA Siger Dipertanyakan

Khaidarmansyah Jadi Sorotan, Transparansi Anggaran SMA Siger Dipertanyakan

Recommended

Kejati Lampung Makin Misterius? Sidang Pra Peradilan PT LEB Bikin Publik Mikir Keras

Bukti Kerugian Negara di Kasus PT LEB Masih Jadi Misteri, Sidang Pra Peradilan Bikin Netizen Penasaran

December 5, 2025
FENOMENA SOFT LAUNCHING PACAR DI INSAGRAM: FLEXING HALUS ATAU CUMA TEBAK-TEBAKKAN?

FENOMENA SOFT LAUNCHING PACAR DI INSAGRAM: FLEXING HALUS ATAU CUMA TEBAK-TEBAKKAN?

April 2, 2025

Categories

  • Berita & Tren
  • Gaya Hidup & Hiburan
  • Hobi & Komunitas
  • Karier & Pengembangan Diri
  • Kesehatan & Wellness
  • Keuangan & Investasi
  • Teknologi & Digital
  • Uncategorized

Don't miss it

Pringsewu Jadi Pusat Perhatian! 500 Kader Gerindra Se-Lampung Ikuti Diklat Tiga Hari
Berita & Tren

Pringsewu Jadi Pusat Perhatian! 500 Kader Gerindra Se-Lampung Ikuti Diklat Tiga Hari

September 2, 2026
Pertumbuhan Ekonomi 5,71 Persen, Sekda Lampung Selatan Minta Birokrasi Makin Solid
Berita & Tren

Pertumbuhan Ekonomi 5,71 Persen, Sekda Lampung Selatan Minta Birokrasi Makin Solid

September 2, 2026
KUPA-PPAS 2026 Disepakati, Tanggamus Mulai Susun APBD 2027 Berbasis Program Prioritas
Berita & Tren

KUPA-PPAS 2026 Disepakati, Tanggamus Mulai Susun APBD 2027 Berbasis Program Prioritas

September 2, 2026
Ada Ancaman Masyarakat Kembali Miskin, Wamen Ossy Soroti Penataan Tanah dalam RUU Reforma Agraria
Berita & Tren

Reforma Agraria Jangan Cuma Formalitas, Wamen Ossy Dorong Aturan yang Benar-Benar Berpihak ke Rakyat

September 2, 2026
Buku Rp70 Ribu di SMPN 2 Kalianda Bikin Ramai, Disdik Lamsel Siap Klarifikasi Ulang
Berita & Tren

Buku Rp70 Ribu di SMPN 2 Kalianda Bikin Ramai, Disdik Lamsel Siap Klarifikasi Ulang

September 2, 2026
Buku Rp70 Ribu di SMPN 2 Kalianda Bikin Heboh, Klarifikasi Sekolah Kini Dipertanyakan
Berita & Tren

Buku Rp70 Ribu di SMPN 2 Kalianda Bikin Heboh, Klarifikasi Sekolah Kini Dipertanyakan

September 1, 2026
Muda Belia

Media online yang dibuat khusus buat anak muda yang pengen tetap update, berkembang, dan terinspirasi!

Categories

  • Berita & Tren
  • Gaya Hidup & Hiburan
  • Hobi & Komunitas
  • Karier & Pengembangan Diri
  • Kesehatan & Wellness
  • Keuangan & Investasi
  • Teknologi & Digital
  • Uncategorized

Browse by Tag

anak muda AnakMuda AnakMudaProduktif AturDuit Bandar Lampung ContentCreator CuanMaksimal DPRD Bandar Lampung DuniaKerja Eva Dwiana FinancialFreedom FinancialGoals GenAlpha generasi alpha generasi z GenZ gen z GenZFinance GenZMoney GenZStyle GenZTech GenZWellness investasi KerjaCerdas Keuangan KeuanganAnakMuda KeuanganSehat Lampung LevelUp lifestyleanakmuda MentalHealth MentalHealthMatters MindfulLiving PassiveIncome PersonalBranding SelfCare SideHustle SmartMoney SmartSpending SMA Siger Tips Trik WorkFromAnywhere WorkLifeBalance WorkSmart

Recent News

Pringsewu Jadi Pusat Perhatian! 500 Kader Gerindra Se-Lampung Ikuti Diklat Tiga Hari

Pringsewu Jadi Pusat Perhatian! 500 Kader Gerindra Se-Lampung Ikuti Diklat Tiga Hari

September 2, 2026
Pertumbuhan Ekonomi 5,71 Persen, Sekda Lampung Selatan Minta Birokrasi Makin Solid

Pertumbuhan Ekonomi 5,71 Persen, Sekda Lampung Selatan Minta Birokrasi Makin Solid

September 2, 2026

© 2025 Mudabelia.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Komunitas
  • Karier
  • Kesehatan
  • Keuangan
  • Teknologi

© 2025 Mudabelia.com