• Tentang Kami
Tuesday, September 8, 2026
Muda Belia
  • Home
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Komunitas
  • Karier
  • Kesehatan
  • Keuangan
  • Teknologi
No Result
View All Result
Muda Belia
  • Home
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Komunitas
  • Karier
  • Kesehatan
  • Keuangan
  • Teknologi
No Result
View All Result
Muda Belia
No Result
View All Result
Home Berita & Tren

Ada Selisih Harga Tanah, LLI Desak APH Telusuri Pengadaan Lahan Sekolah Rakyat

Melda by Melda
September 8, 2026
in Berita & Tren

Daftar Isi

  • You might also like
  • Ragab Begawe Caram dan Mimpi Mesuji: Saat Puisi Menjadi Arsip Imajinasi Pembangunan
  • Budiono Ingin Unila Punya Ekosistem Riset Kuat, Pemerintah hingga Industri Diajak Kolaborasi
  • Dari riset untuk masyarakat, Budiyono bawa gagasan transformasi besar bagi Unila
  • Minta Harga Pembelian Diuji
  • Soroti Penggunaan Dana APBD
  • LLI Tegaskan Tak Persoalkan Program Sekolah Rakyat

MUDA BELIA- Laskar Lampung Indonesia (LLI) mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) menelusuri proses pengadaan lahan untuk pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Kecamatan Blambangan Pagar, Kabupaten Lampung Utara.

Desakan itu muncul setelah LLI menyoroti nilai pengadaan lahan seluas sekitar 6,3 hektare yang disebut mencapai Rp4,3 miliar. Jika dihitung berdasarkan luas dan nilai transaksi tersebut, harga lahan berada di kisaran Rp700 juta per hektare.

You might also like

Ragab Begawe Caram dan Mimpi Mesuji: Saat Puisi Menjadi Arsip Imajinasi Pembangunan

Budiono Ingin Unila Punya Ekosistem Riset Kuat, Pemerintah hingga Industri Diajak Kolaborasi

Dari riset untuk masyarakat, Budiyono bawa gagasan transformasi besar bagi Unila

LLI menilai angka tersebut perlu diuji kewajarannya, khususnya dengan membandingkan harga transaksi dengan nilai tanah di sekitar lokasi serta hasil penilaian dari tim appraisal.

Sekretaris Jenderal DPP LLI, Panji Nugraha AB, S.H., meminta aparat penegak hukum, mulai dari Kepolisian, Kejaksaan hingga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), melakukan penelusuran secara menyeluruh terhadap proses pengadaan tersebut.

“Perbedaan harga tanah di sekitar lokasi Sekolah Rakyat sangat tidak wajar. Tanah yang dikavlingkan saja berkisar Rp10 ribu per meter persegi atau sekitar Rp100 juta per hektare,” ujar Panji kepada awak media, Senin (7/9/2026).

Minta Harga Pembelian Diuji

Menurut Panji, perbedaan harga tersebut dapat menjadi salah satu pintu masuk bagi APH untuk menguji apakah nilai pembelian lahan telah sesuai dengan harga pasar maupun hasil penilaian (appraisal).

Ia menegaskan, pemeriksaan tidak semestinya hanya berhenti pada angka akhir transaksi. Seluruh tahapan pengadaan, mulai dari proses penganggaran, penetapan lokasi, penentuan harga, penilaian lahan hingga pembayaran, menurutnya perlu diperiksa.

“APH bisa membandingkan harga tanah di sekitar lokasi sebagai pintu masuk penelusuran dan penyelidikan,” tegasnya.

LLI juga meminta aparat memeriksa dokumen transaksi jual beli tanah di sekitar lokasi melalui data Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) yang tercatat di Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Lampung Utara.

“APH bisa mengecek dokumen BPHTB di Bapenda Lampung Utara. Dari sana dapat diketahui nilai transaksi yang tercatat,” ujarnya.

Menurut Panji, data tersebut dapat digunakan sebagai bahan pembanding untuk melihat kewajaran nilai pembelian lahan Sekolah Rakyat.

Namun, perbedaan nilai transaksi, menurutnya, tidak serta-merta membuktikan adanya pelanggaran. Karena itu, LLI mendorong agar seluruh data dan dokumen pengadaan diperiksa oleh pihak berwenang.

Soroti Penggunaan Dana APBD

Panji juga menyoroti penggunaan anggaran daerah dalam pengadaan lahan tersebut. Ia mempertanyakan kewajaran harga tanah yang disebut mencapai sekitar Rp700 juta per hektare.

“Sungguh tidak wajar apabila tanah kosong di Kecamatan Blambangan Pagar untuk lokasi Sekolah Rakyat dibayar Pemda Lampung Utara hingga Rp700 juta per hektare, dan merogoh kocek sebesar Rp4,3 miliar dari dana APBD,” tegasnya.

LLI meminta APH menelusuri mekanisme penganggaran, dasar penentuan harga, dokumen hasil appraisal, proses jual beli, hingga aliran pembayaran kepada pihak-pihak yang menerima dana.

Menurut Panji, pemeriksaan menyeluruh diperlukan untuk memastikan penggunaan anggaran publik dalam proyek tersebut berjalan sesuai ketentuan.

LLI Tegaskan Tak Persoalkan Program Sekolah Rakyat

Panji menegaskan, LLI tidak mempersoalkan keberadaan Program Sekolah Rakyat. Sorotan organisasi tersebut, kata dia, secara khusus ditujukan pada proses pengadaan lahannya.

“Kami tidak mempersoalkan Program Sekolah Rakyat, tetapi proses pengadaan lahannya. Kami meminta dilakukan audit. Apabila ditemukan adanya mark-up harga yang mengakibatkan kerugian negara, maka harus diusut tuntas,” tandasnya.

Diketahui, Pemerintah Kabupaten Lampung Utara melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) dalam proses pengadaan lahan tersebut menggandeng tim penilai atau appraisal MPPRU dari Bandar Lampung.

Hingga adanya pemeriksaan dan verifikasi dari pihak berwenang, dugaan mark-up harga tersebut masih merupakan tudingan yang disampaikan LLI. Kepastian mengenai kewajaran harga tanah, kesesuaian proses pengadaan, maupun ada atau tidaknya kerugian negara perlu dibuktikan berdasarkan dokumen pengadaan, hasil appraisal, data transaksi pembanding, serta hasil audit atau penyelidikan aparat penegak hukum.***

Source: MUHAMMAD ALFARIEZIE
Tags: APBD Lampung UtaraAPHappraisal lahanauditBapenda Lampung UtaraBlambangan PagarBPHTBDinas Perkim Lampung Utaradugaan mark-upKejaksaanKepolisiankerugian negaraKPKLampungLampung UtaraLaskar Lampung IndonesiaLLIMPPRUPanji Nugrahapembangunan Sekolah Rakyatpengadaan lahanpengadaan tanahSekolah Rakyat
Previous Post

Ragab Begawe Caram dan Mimpi Mesuji: Saat Puisi Menjadi Arsip Imajinasi Pembangunan

Related Posts

Ragab Begawe Caram dan Mimpi Mesuji: Saat Puisi Menjadi Arsip Imajinasi Pembangunan
Berita & Tren

Ragab Begawe Caram dan Mimpi Mesuji: Saat Puisi Menjadi Arsip Imajinasi Pembangunan

by Melda
September 8, 2026
Budiono Ingin Unila Punya Ekosistem Riset Kuat, Pemerintah hingga Industri Diajak Kolaborasi
Berita & Tren

Budiono Ingin Unila Punya Ekosistem Riset Kuat, Pemerintah hingga Industri Diajak Kolaborasi

by Melda
September 8, 2026
Dari riset untuk masyarakat, Budiyono bawa gagasan transformasi besar bagi Unila
Berita & Tren

Dari riset untuk masyarakat, Budiyono bawa gagasan transformasi besar bagi Unila

by Melda
September 8, 2026
Dari Keratuan Balau ke Jalur Perdagangan Asia, Misteri Artefak Diduga Dinasti Tang-Ming Mulai Terungkap
Berita & Tren

Dari Keratuan Balau ke Jalur Perdagangan Asia, Misteri Artefak Diduga Dinasti Tang-Ming Mulai Terungkap

by Melda
September 8, 2026
Dari Kampus untuk Lampung, Budiyono Ingin Hasil Riset Unila Benar-Benar Bisa Dipakai Masyarakat
Berita & Tren

Dari Kampus untuk Lampung, Budiyono Ingin Hasil Riset Unila Benar-Benar Bisa Dipakai Masyarakat

by Melda
September 7, 2026

Recommended

Game Santai buat Ngilangin Stres

Game Santai buat Ngilangin Stres

February 15, 2026
GRATITUDE JOURNAL: CARA SEDERHANA UNTUK HIDUP LEBIH BAHAGIA

GRATITUDE JOURNAL: CARA SEDERHANA UNTUK HIDUP LEBIH BAHAGIA

July 27, 2025

Categories

  • Berita & Tren
  • Gaya Hidup & Hiburan
  • Hobi & Komunitas
  • Karier & Pengembangan Diri
  • Kesehatan & Wellness
  • Keuangan & Investasi
  • Teknologi & Digital
  • Uncategorized

Don't miss it

Ada Selisih Harga Tanah, LLI Desak APH Telusuri Pengadaan Lahan Sekolah Rakyat
Berita & Tren

Ada Selisih Harga Tanah, LLI Desak APH Telusuri Pengadaan Lahan Sekolah Rakyat

September 8, 2026
Ragab Begawe Caram dan Mimpi Mesuji: Saat Puisi Menjadi Arsip Imajinasi Pembangunan
Berita & Tren

Ragab Begawe Caram dan Mimpi Mesuji: Saat Puisi Menjadi Arsip Imajinasi Pembangunan

September 8, 2026
Budiono Ingin Unila Punya Ekosistem Riset Kuat, Pemerintah hingga Industri Diajak Kolaborasi
Berita & Tren

Budiono Ingin Unila Punya Ekosistem Riset Kuat, Pemerintah hingga Industri Diajak Kolaborasi

September 8, 2026
Dari riset untuk masyarakat, Budiyono bawa gagasan transformasi besar bagi Unila
Berita & Tren

Dari riset untuk masyarakat, Budiyono bawa gagasan transformasi besar bagi Unila

September 8, 2026
Dari Keratuan Balau ke Jalur Perdagangan Asia, Misteri Artefak Diduga Dinasti Tang-Ming Mulai Terungkap
Berita & Tren

Dari Keratuan Balau ke Jalur Perdagangan Asia, Misteri Artefak Diduga Dinasti Tang-Ming Mulai Terungkap

September 8, 2026
Dari Kampus untuk Lampung, Budiyono Ingin Hasil Riset Unila Benar-Benar Bisa Dipakai Masyarakat
Berita & Tren

Dari Kampus untuk Lampung, Budiyono Ingin Hasil Riset Unila Benar-Benar Bisa Dipakai Masyarakat

September 7, 2026
Muda Belia

Media online yang dibuat khusus buat anak muda yang pengen tetap update, berkembang, dan terinspirasi!

Categories

  • Berita & Tren
  • Gaya Hidup & Hiburan
  • Hobi & Komunitas
  • Karier & Pengembangan Diri
  • Kesehatan & Wellness
  • Keuangan & Investasi
  • Teknologi & Digital
  • Uncategorized

Browse by Tag

anak muda AnakMuda AnakMudaProduktif AturDuit Bandar Lampung berita Lampung ContentCreator CuanMaksimal DPRD Bandar Lampung DuniaKerja Eva Dwiana FinancialFreedom FinancialGoals GenAlpha generasi alpha generasi z GenZ GenZFinance GenZMoney GenZStyle GenZWellness investasi KerjaCerdas Keuangan KeuanganAnakMuda KeuanganSehat Lampung LevelUp lifestyleanakmuda MentalHealth MentalHealthMatters MindfulLiving PassiveIncome pendidikan Lampung PersonalBranding SelfCare SideHustle SmartMoney SmartSpending SMA Siger Tips Trik WorkFromAnywhere WorkLifeBalance WorkSmart

Recent News

Ada Selisih Harga Tanah, LLI Desak APH Telusuri Pengadaan Lahan Sekolah Rakyat

Ada Selisih Harga Tanah, LLI Desak APH Telusuri Pengadaan Lahan Sekolah Rakyat

September 8, 2026
Ragab Begawe Caram dan Mimpi Mesuji: Saat Puisi Menjadi Arsip Imajinasi Pembangunan

Ragab Begawe Caram dan Mimpi Mesuji: Saat Puisi Menjadi Arsip Imajinasi Pembangunan

September 8, 2026

© 2025 Mudabelia.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Komunitas
  • Karier
  • Kesehatan
  • Keuangan
  • Teknologi

© 2025 Mudabelia.com