Daftar Isi
- You might also like
- Kasus Rp12 M DPRD Tanggamus Mandek, Laskar Lampung: Jangan Sampai Penyidikan Cuma Jadi “Formalitas di Atas Kertas”
- Heboh Isu Kebun Masyarakat 20 Persen Dihapus! Laskar Lampung Bongkar Fakta Hukumnya
- SMA Siger 1 Gelar Perpisahan di Tengah Sorotan Publik, Bakal Pindah atau Tutup Jejak?
- Izin Belum Clear, Siswa Jangan Jadi Korban
- Akhirnya Yayasan “Lepas Tangan” ke Pemprov
- 6 Sekolah Sudah Disiapkan, Tinggal Pindah dengan Aman
- 73 Siswa Sudah Aman, Sisanya Lagi Proses
- Intinya: Siswa Harus Tetap Sekolah, Titik
- Closing Vibes
MUDA BELIA– Urusan SMA Siger 1 dan SMA Siger 2 akhirnya masuk fase “take over” oleh pemerintah. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Lampung turun langsung menangani proses pemindahan siswa setelah pihak yayasan belum bisa memenuhi syarat operasional sekolah.
Kepala Disdikbud Lampung, Thomas Amirico, menegaskan langkah ini diambil bukan untuk memperpanjang polemik, tapi biar siswa tetap aman secara pendidikan.
Intinya: sekolah boleh bermasalah secara administrasi, tapi masa depan siswa jangan ikut “error”.
Izin Belum Clear, Siswa Jangan Jadi Korban
Thomas menjelaskan, sejak 13 Mei 2026 pihaknya sudah minta SMA Siger berhenti menerima siswa baru dan mulai proses pemindahan.
Tapi sampai batas waktu yang ditentukan, instruksi itu belum jalan sepenuhnya.
“Karena berbagai persyaratan belum terpenuhi, maka izin operasional sekolah belum dapat kami terbitkan,” ujarnya, Kamis (4/6/2026).
Kalau dibikin simpel: administrasi belum beres, jadi operasional juga belum bisa lanjut.
Akhirnya Yayasan “Lepas Tangan” ke Pemprov
Pada 28 Mei 2026, pihak yayasan akhirnya menyerahkan penanganan siswa ke Pemprov Lampung lewat Disdikbud. Dari situ, pemerintah langsung gerak cepat biar siswa nggak bingung harus lanjut sekolah di mana.
Dan yes, ini bukan dibiarkan jalan sendiri—semua dipandu.
6 Sekolah Sudah Disiapkan, Tinggal Pindah dengan Aman
Disdikbud Lampung sudah menyiapkan enam sekolah swasta sebagai tujuan pemindahan siswa:
- SMA Arjuna
- SMA Bina Mulya
- SMA Asafina
- SMA Islamiyah
- SMA Pangudi Luhur
- SMA Budaya
Pemindahan juga disesuaikan dengan domisili siswa biar nggak bikin drama “jauh dari rumah = males sekolah”.
73 Siswa Sudah Aman, Sisanya Lagi Proses
Dari total 102 siswa, sebanyak 73 siswa sudah berhasil dipindahkan ke sekolah baru. Sisanya masih proses administrasi dan ditargetkan selesai dalam waktu dekat.
Artinya, mayoritas sudah “safe landing”, tinggal finishing.
Intinya: Siswa Harus Tetap Sekolah, Titik
Disdikbud Lampung menegaskan SMA Siger 1 dan 2 belum boleh beroperasi atau menerima siswa baru sampai semua syarat terpenuhi.
Tapi di sisi lain, pemerintah juga memastikan satu hal penting: tidak boleh ada siswa yang jadi korban situasi ini.
“Yang paling penting adalah anak-anak tetap bisa bersekolah dan dapat layanan pendidikan dengan baik,” kata Thomas.
Closing Vibes
Kasus ini bisa dibilang jadi reminder bahwa dunia pendidikan itu bukan cuma soal gedung dan izin, tapi juga soal kepastian masa depan siswa.
Dan di sini, pemerintah turun tangan supaya cerita akhirnya tetap: sekolah lanjut, bukan berhenti di tengah jalan.***






