Daftar Isi
- You might also like
- Sosialisasi MBG di Lampung Selatan, DPR RI Ajak Warga Support Gizi Anak Biar Tumbuh Maksimal
- DIY Aesthetic Room Makeover
- Tips Hemat Buat Anak Kos
- Angka Rendah, Tapi Tetap Waspada
- Literasi Bukan Sekadar Sosialisasi
- Dukungan Keluarga dan Politik Sosial
- Makna Terang Versi Lampung Tengah
- Membangun Masa Depan dari Akar
MUDA BELIA- Pembangunan Lampung Tengah tak cuma soal jalan mulus dan gedung baru. Pemkab Lampung Tengah memilih jalur yang lebih mendasar: membangun kesadaran. Lewat literasi perempuan dan perlindungan anak, visi Lampung Tengah Terang mulai digerakkan dari rumah, sekolah, hingga pelosok desa.
Plt Bupati Lampung Tengah I Komang Koheri menilai perubahan besar harus dimulai dari hal paling dekat dengan masyarakat. Bukan sekadar program seremonial, tapi edukasi yang benar-benar nyentuh kehidupan sehari-hari.
Angka Rendah, Tapi Tetap Waspada
Di tengah maraknya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Provinsi Lampung, Lampung Tengah justru mencatat angka yang relatif lebih rendah. Data terakhir menunjukkan terdapat 27 kasus, jauh di bawah Kota Bandar Lampung yang menembus lebih dari 100 kasus, serta Lampung Selatan yang berada di atas 50 kasus.
Meski begitu, Komang Koheri menegaskan angka tersebut bukan alasan untuk santai.
“Lampung Tengah Terang itu bukan soal puas dengan data, tapi soal berani bergerak sebelum masalah membesar,” ujarnya.
Literasi Bukan Sekadar Sosialisasi
Program literasi perempuan dan perlindungan anak dirancang jauh dari kesan formal dan kaku. Edukasi akan masuk ke sekolah, komunitas ibu, hingga dusun-dusun terpencil yang selama ini jarang tersentuh program pemerintah.
Fokusnya sederhana tapi penting: perempuan paham haknya, berani bicara, dan tidak takut mencari perlindungan. Anak-anak pun diarahkan tumbuh di lingkungan yang aman, suportif, dan bebas dari kekerasan.
Bagi Pemkab Lampung Tengah, perempuan bukan lagi objek kebijakan, tapi aktor utama perubahan sosial.
Dukungan Keluarga dan Politik Sosial
Langkah ini juga diperkuat oleh sinergi keluarga. Istri Plt Bupati, Ni Ketut Dewi Nadi, yang merupakan anggota Komisi IV DPRD Provinsi Lampung, dinilai punya peran strategis dalam memperkuat kebijakan sosial dan kesejahteraan rakyat.
Kolaborasi ini menjadi modal penting agar program perlindungan perempuan dan anak tidak berhenti di wacana, tapi konsisten dijalankan.
Makna Terang Versi Lampung Tengah
Bagi Lampung Tengah, terang bukan cuma soal pembangunan fisik. Terang adalah ketika perempuan merasa aman, anak-anak terlindungi, dan masyarakat berani melawan kekerasan serta ketidakadilan.
Pendekatan ini diyakini mampu membangun peradaban yang lebih sehat dan manusiawi, bukan hanya hari ini, tapi untuk generasi berikutnya.
Membangun Masa Depan dari Akar
Komang Koheri optimistis, literasi perempuan dan perlindungan anak adalah investasi jangka panjang. Ketika rumah, sekolah, dan desa menjadi ruang aman, Lampung Tengah Terang bukan lagi slogan, tapi realita.
Lampung Tengah Terang dimulai dari hal paling sederhana: kesadaran, keberanian, dan kepedulian.

















