• Tentang Kami
Tuesday, November 3, 2026
Muda Belia
  • Home
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Komunitas
  • Karier
  • Kesehatan
  • Keuangan
  • Teknologi
No Result
View All Result
Muda Belia
  • Home
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Komunitas
  • Karier
  • Kesehatan
  • Keuangan
  • Teknologi
No Result
View All Result
Muda Belia
No Result
View All Result
Home Berita & Tren

Asliman Puja Kesuma: Sekolah Bukan Cuma Cetak Lulusan, tapi Bentuk Manusia yang Punya Karakter

Melda by Melda
August 31, 2026
in Berita & Tren

Daftar Isi

  • You might also like
  • Tak Salah Dr. Budiyono Raih 22 Suara Senat Unila, Kiprahnya Kini Dilirik hingga DPR RI
  • Komisi III DPR RI Undang Dr. Budiyono Bahas RUU Perampasan Aset, Akademisi dan Mahasiswa Turut Dilibatkan
  • Dua Profesor Lewat! Dr. Budiono Raih 22 Suara Senat, Sinyal Kuat Menuju Kursi Rektor Unila

MUDA BELIA — Pendidikan di era sekarang nggak cukup hanya soal nilai bagus, ijazah, atau cepat mendapatkan pekerjaan. Bagi Asliman Puja Kesuma, S.Pd., Kepala SMK IB Khalifah Bangsa, pendidikan punya misi yang jauh lebih besar, yakni membentuk manusia yang punya kompetensi, karakter, iman, kemandirian, dan kepedulian terhadap lingkungan.

Menurut Asliman, sekolah seharusnya menjadi tempat bagi peserta didik untuk tumbuh secara utuh. Artinya, siswa bukan hanya dibekali keterampilan yang dibutuhkan dunia kerja, tetapi juga diajak menjadi pribadi yang punya integritas dan mampu memberikan manfaat bagi orang lain.

You might also like

Tak Salah Dr. Budiyono Raih 22 Suara Senat Unila, Kiprahnya Kini Dilirik hingga DPR RI

Komisi III DPR RI Undang Dr. Budiyono Bahas RUU Perampasan Aset, Akademisi dan Mahasiswa Turut Dilibatkan

Dua Profesor Lewat! Dr. Budiono Raih 22 Suara Senat, Sinyal Kuat Menuju Kursi Rektor Unila

“Kami ingin peserta didik tidak hanya memiliki kompetensi ketika menyelesaikan pendidikan di sini, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, kemandirian, kepemimpinan, dan kepedulian terhadap lingkungan di sekitarnya,” ujar Asliman.

Ia menilai, ukuran keberhasilan pendidikan tidak semata-mata dilihat dari seberapa banyak lulusan yang bekerja. Lebih dari itu, sekolah harus mampu melahirkan generasi yang mampu mengambil keputusan dengan baik, bertanggung jawab, serta punya kepedulian terhadap kehidupan di sekitarnya.

“Bagi kami, keberhasilan pendidikan bukan hanya ketika anak-anak mampu bekerja, tetapi ketika mereka mampu menjadi pribadi yang baik dan bermanfaat,” katanya.

Setiap Kegiatan Harus Punya Nilai Pendidikan

Asliman mengatakan proses pendidikan tidak hanya terjadi ketika guru berdiri di depan kelas dan siswa membuka buku pelajaran.

Menurutnya, berbagai aktivitas di lingkungan sekolah juga bisa menjadi ruang belajar bagi siswa. Mulai dari kegiatan keagamaan, kepramukaan, pendampingan peserta didik hingga aktivitas bersama dapat menjadi sarana untuk membangun karakter.

“Kami berusaha menjadikan setiap kegiatan sebagai pengalaman belajar. Anak-anak tidak hanya belajar dari buku dan guru, tetapi juga belajar dari pengalaman, dari kebersamaan, dari tanggung jawab, dan dari bagaimana mereka menghadapi persoalan,” jelasnya.

Pendekatan tersebut menjadi penting karena kehidupan setelah sekolah tidak selalu bisa diselesaikan hanya dengan teori yang dipelajari di dalam kelas.

Siswa perlu memiliki kemampuan berkomunikasi, bekerja sama, menyelesaikan persoalan, mengambil tanggung jawab, serta beradaptasi dengan lingkungan yang terus berubah.

Teknologi Makin Canggih, Karakter Jangan Sampai Hilang

Perubahan teknologi yang berlangsung sangat cepat juga menjadi tantangan tersendiri bagi dunia pendidikan.

Dunia kerja terus berkembang. Kompetensi yang dibutuhkan industri hari ini belum tentu sama dengan kebutuhan beberapa tahun mendatang.

Karena itu, sekolah dituntut untuk terus beradaptasi agar peserta didik tidak tertinggal.

Namun, Asliman mengingatkan ada hal yang tidak boleh ikut berubah hanya karena perkembangan zaman, yakni nilai, integritas, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap sesama.

“Teknologi akan terus berkembang dan kebutuhan dunia kerja akan terus berubah. Karena itu, kami ingin membekali anak-anak dengan kemampuan untuk terus belajar dan beradaptasi. Tetapi di atas semua itu, mereka harus memiliki nilai dan karakter sebagai pegangan,” tuturnya.

Menurutnya, kemampuan beradaptasi menjadi salah satu bekal penting bagi generasi muda. Siswa harus terbiasa belajar hal baru, terbuka terhadap perubahan, tetapi tetap memiliki prinsip dalam menjalani kehidupan.

Sekolah, Orang Tua dan Masyarakat Harus Satu Frekuensi

Asliman juga menilai pendidikan tidak bisa dibebankan sepenuhnya kepada sekolah.

Pembentukan karakter anak membutuhkan dukungan banyak pihak. Sekolah, keluarga, masyarakat, dunia usaha hingga berbagai elemen lainnya harus bisa saling mendukung.

“Mendidik anak adalah tanggung jawab bersama. Sekolah tidak bisa berjalan sendiri,” katanya.

Menurut Asliman, ketika sekolah dan orang tua memiliki komunikasi yang baik, proses pembentukan karakter anak akan menjadi lebih kuat.

Begitu pula dengan lingkungan masyarakat. Anak membutuhkan lingkungan yang memberikan contoh positif agar nilai-nilai yang dipelajari di sekolah tidak berhenti sebagai teori.

“Ketika sekolah, orang tua, masyarakat dan berbagai pihak dapat saling menguatkan, insyaallah kita akan mampu melahirkan generasi yang tidak hanya siap menghadapi masa depan, tetapi juga mampu memberikan warna positif bagi kehidupan,” ujarnya.

Setiap Anak Punya Potensi Berbeda

Hal lain yang menjadi perhatian Asliman adalah keberagaman potensi peserta didik.

Ia menilai setiap anak memiliki kemampuan, minat, karakter, dan cara berkembang yang berbeda. Karena itu, pendidikan tidak seharusnya hanya memaksa semua siswa mengikuti pola yang sama.

“Kami percaya setiap anak memiliki kelebihan dan jalan tumbuhnya masing-masing. Tugas kami adalah mendampingi, mengarahkan, dan memberikan ruang agar potensi itu berkembang,” katanya.

Bagi Asliman, sekolah harus menjadi ruang yang memungkinkan siswa menemukan kekuatan dirinya.

Ada siswa yang menonjol di bidang akademik, ada yang memiliki kemampuan teknis, ada yang kuat dalam kepemimpinan, seni, olahraga, organisasi, maupun bidang lainnya.

Semua potensi tersebut perlu mendapatkan ruang untuk berkembang.

Harapan akhirnya sederhana. Ketika siswa menyelesaikan pendidikan, mereka tidak hanya membawa ijazah, tetapi juga membawa keterampilan, pengalaman, iman, dan karakter yang bisa menjadi bekal menghadapi kehidupan.

Pendidikan Bukan Sekadar Soal Ijazah

Bagi Asliman, keberhasilan pendidikan pada akhirnya tidak bisa hanya diukur dari seberapa cepat sekolah menghasilkan lulusan.

Yang jauh lebih penting adalah seberapa kuat nilai yang tertanam dalam diri siswa dan seberapa besar kontribusi yang mampu mereka berikan setelah meninggalkan bangku sekolah.

“Sekolah bukan hanya tempat untuk menjadi pintar. Sekolah adalah tempat untuk belajar menjadi manusia yang mampu, berkarakter, dan berarti bagi kehidupan,” pungkasnya.

Pandangan tersebut menjadi pengingat bahwa pendidikan bukan sekadar mengejar angka, nilai, atau ijazah. Di tengah perkembangan teknologi dan perubahan dunia kerja yang semakin cepat, generasi muda tetap membutuhkan fondasi karakter agar mampu menggunakan pengetahuan dan keterampilan secara bertanggung jawab.

Pada akhirnya, sekolah bukan hanya tentang bagaimana seorang anak menjadi lulusan. Lebih dari itu, sekolah adalah tentang bagaimana seorang anak tumbuh menjadi manusia yang mampu berdiri sendiri, memiliki prinsip, menghargai orang lain, dan memberi manfaat bagi lingkungan serta masyarakat.

Source: ALFARIEZIE
Tags: Asliman Puja KesumaDunia Pendidikangen zGENERASI MUDAkarakter siswakemandirian siswaketerampilan siswamilenialPendidikanpendidikan era digitalpendidikan karakterpendidikan Lampungsekolah kejuruanSMK IB Khalifah Bangsa
Previous Post

Jual Beli Buku di Sekolah Disorot, Inspektorat Lamsel: Laporkan, Kami Proses

Next Post

Way Kambas Lagi Berbenah, Pagar Besi 75 Persen Jadi Benteng Cegah Gajah Masuk Permukiman

Related Posts

Tak Salah Dr. Budiyono Raih 22 Suara Senat Unila, Kiprahnya Kini Dilirik hingga DPR RI
Berita & Tren

Tak Salah Dr. Budiyono Raih 22 Suara Senat Unila, Kiprahnya Kini Dilirik hingga DPR RI

by Melda
November 1, 2026
Komisi III DPR RI Undang Dr. Budiyono Bahas RUU Perampasan Aset, Akademisi dan Mahasiswa Turut Dilibatkan
Berita & Tren

Komisi III DPR RI Undang Dr. Budiyono Bahas RUU Perampasan Aset, Akademisi dan Mahasiswa Turut Dilibatkan

by Melda
November 1, 2026
Dua Profesor Lewat! Dr. Budiono Raih 22 Suara Senat, Sinyal Kuat Menuju Kursi Rektor Unila
Berita & Tren

Dua Profesor Lewat! Dr. Budiono Raih 22 Suara Senat, Sinyal Kuat Menuju Kursi Rektor Unila

by Melda
October 31, 2026
Hasto–PKS Mulai Panaskan Isu Ijazah Gibran, GEMA PUAN Desak Pemilu Ulang 2027!
Berita & Tren

Hasto–PKS Mulai Panaskan Isu Ijazah Gibran, GEMA PUAN Desak Pemilu Ulang 2027!

by Melda
October 31, 2026
Alumni Unila All Out Dukung Dr. Budiono, Gino Vannolie: Saatnya Kampus Hijau Punya Pemimpin yang Paham Kebutuhan Mahasiswa
Berita & Tren

Alumni Unila All Out Dukung Dr. Budiono, Gino Vannolie: Saatnya Kampus Hijau Punya Pemimpin yang Paham Kebutuhan Mahasiswa

by Melda
October 31, 2026
Next Post
Way Kambas Lagi Berbenah, Pagar Besi 75 Persen Jadi Benteng Cegah Gajah Masuk Permukiman

Way Kambas Lagi Berbenah, Pagar Besi 75 Persen Jadi Benteng Cegah Gajah Masuk Permukiman

Kabar Terbaru dari Way Kambas: Gajah Aman, Titik Api Ditangani dengan Teknologi Canggih

Kabar Terbaru dari Way Kambas: Gajah Aman, Titik Api Ditangani dengan Teknologi Canggih

Warga Banyumas dan Pagelaran Utara Curhat ke Suherman, Infrastruktur dan BPJS Jadi Sorotan

Warga Banyumas dan Pagelaran Utara Curhat ke Suherman, Infrastruktur dan BPJS Jadi Sorotan

Bukan Cuma Duduk di Kelas, SMK Taruna Bumi Metro Gaspol Siapkan Siswa Hadapi Dunia Kerja

Bukan Cuma Duduk di Kelas, SMK Taruna Bumi Metro Gaspol Siapkan Siswa Hadapi Dunia Kerja

Dua Hotspot Muncul di Pringsewu, Mabes TNI Kasih Warning soal Ancaman Karhutla

Dua Hotspot Muncul di Pringsewu, Mabes TNI Kasih Warning soal Ancaman Karhutla

Recommended

Kesehatan Mental & Psikologi: Kenapa Kesehatan Mental Anak Itu Penting Banget?

Kesehatan Mental & Psikologi: Kenapa Kesehatan Mental Anak Itu Penting Banget?

March 4, 2025

Lampung Selatan Terapkan UMK 2026, Naik Rp142 Ribu

January 2, 2026

Categories

  • Berita & Tren
  • Gaya Hidup & Hiburan
  • Hobi & Komunitas
  • Karier & Pengembangan Diri
  • Kesehatan & Wellness
  • Keuangan & Investasi
  • Teknologi & Digital
  • Uncategorized

Don't miss it

Tak Salah Dr. Budiyono Raih 22 Suara Senat Unila, Kiprahnya Kini Dilirik hingga DPR RI
Berita & Tren

Tak Salah Dr. Budiyono Raih 22 Suara Senat Unila, Kiprahnya Kini Dilirik hingga DPR RI

November 1, 2026
Komisi III DPR RI Undang Dr. Budiyono Bahas RUU Perampasan Aset, Akademisi dan Mahasiswa Turut Dilibatkan
Berita & Tren

Komisi III DPR RI Undang Dr. Budiyono Bahas RUU Perampasan Aset, Akademisi dan Mahasiswa Turut Dilibatkan

November 1, 2026
Dua Profesor Lewat! Dr. Budiono Raih 22 Suara Senat, Sinyal Kuat Menuju Kursi Rektor Unila
Berita & Tren

Dua Profesor Lewat! Dr. Budiono Raih 22 Suara Senat, Sinyal Kuat Menuju Kursi Rektor Unila

October 31, 2026
Hasto–PKS Mulai Panaskan Isu Ijazah Gibran, GEMA PUAN Desak Pemilu Ulang 2027!
Berita & Tren

Hasto–PKS Mulai Panaskan Isu Ijazah Gibran, GEMA PUAN Desak Pemilu Ulang 2027!

October 31, 2026
Alumni Unila All Out Dukung Dr. Budiono, Gino Vannolie: Saatnya Kampus Hijau Punya Pemimpin yang Paham Kebutuhan Mahasiswa
Berita & Tren

Alumni Unila All Out Dukung Dr. Budiono, Gino Vannolie: Saatnya Kampus Hijau Punya Pemimpin yang Paham Kebutuhan Mahasiswa

October 31, 2026
Dr. Budiono Unggul dalam Pilrek Unila, Kantongi 22 Suara Senat dan Dapat Dukungan Habiburokhman
Berita & Tren

Dr. Budiono Unggul dalam Pilrek Unila, Kantongi 22 Suara Senat dan Dapat Dukungan Habiburokhman

October 30, 2026
Muda Belia

Media online yang dibuat khusus buat anak muda yang pengen tetap update, berkembang, dan terinspirasi!

Categories

  • Berita & Tren
  • Gaya Hidup & Hiburan
  • Hobi & Komunitas
  • Karier & Pengembangan Diri
  • Kesehatan & Wellness
  • Keuangan & Investasi
  • Teknologi & Digital
  • Uncategorized

Browse by Tag

anak muda AnakMuda AnakMudaProduktif AturDuit Bandar Lampung BandarLampung berita Lampung ContentCreator CuanMaksimal DPRD Bandar Lampung DuniaKerja Eva Dwiana FinancialFreedom FinancialGoals GenAlpha generasi alpha generasi z GenZ GenZFinance GenZStyle GenZWellness investasi KerjaCerdas Keuangan KeuanganAnakMuda KeuanganSehat Lampung LevelUp lifestyleanakmuda MentalHealth MentalHealthMatters MindfulLiving PassiveIncome pendidikan Lampung PersonalBranding SelfCare SideHustle SmartMoney SmartSpending SMA Siger Tips Trik WorkFromAnywhere WorkLifeBalance WorkSmart

Recent News

Tak Salah Dr. Budiyono Raih 22 Suara Senat Unila, Kiprahnya Kini Dilirik hingga DPR RI

Tak Salah Dr. Budiyono Raih 22 Suara Senat Unila, Kiprahnya Kini Dilirik hingga DPR RI

November 1, 2026
Komisi III DPR RI Undang Dr. Budiyono Bahas RUU Perampasan Aset, Akademisi dan Mahasiswa Turut Dilibatkan

Komisi III DPR RI Undang Dr. Budiyono Bahas RUU Perampasan Aset, Akademisi dan Mahasiswa Turut Dilibatkan

November 1, 2026

© 2025 Mudabelia.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Komunitas
  • Karier
  • Kesehatan
  • Keuangan
  • Teknologi

© 2025 Mudabelia.com