• Tentang Kami
Tuesday, November 3, 2026
Muda Belia
  • Home
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Komunitas
  • Karier
  • Kesehatan
  • Keuangan
  • Teknologi
No Result
View All Result
Muda Belia
  • Home
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Komunitas
  • Karier
  • Kesehatan
  • Keuangan
  • Teknologi
No Result
View All Result
Muda Belia
No Result
View All Result
Home Berita & Tren

SMP 13 Bandar Lampung Buming! Kasus Bullying Remaja Picu Keprihatinan Publik

Melda by Melda
October 22, 2025
in Berita & Tren

Daftar Isi

  • You might also like
  • Tak Salah Dr. Budiyono Raih 22 Suara Senat Unila, Kiprahnya Kini Dilirik hingga DPR RI
  • Komisi III DPR RI Undang Dr. Budiyono Bahas RUU Perampasan Aset, Akademisi dan Mahasiswa Turut Dilibatkan
  • Dua Profesor Lewat! Dr. Budiono Raih 22 Suara Senat, Sinyal Kuat Menuju Kursi Rektor Unila
  • Suara Advokat dan Kritik Publik
  • Tanggapan Sekolah
  • Dampak Sosial dan Psikologis
  • Seruan untuk Perlindungan Anak

MUDA BELIA— Kasus bullying di lingkungan sekolah kembali menggemparkan publik Bandar Lampung. Kali ini, korban adalah Gina, remaja putri asal Kabupaten Pesawaran yang terpaksa putus sekolah karena menjadi sasaran perundungan di SMP Negeri 13 Bandar Lampung. Kejadian memilukan ini terjadi sejak Gina duduk di kelas VIII, namun baru terkuak luas ke masyarakat pada Rabu, 22 Oktober 2025.

Gina, anak dari seorang pencari rezeki yang bekerja mengais barang bekas, mengaku tak lagi sanggup menahan tekanan psikologis akibat cercaan dan intimidasi teman sekelasnya. Padahal, ia memiliki tekad kuat untuk melanjutkan pendidikan. Namun, tekanan mental dan perundungan yang dialaminya membuat Gina menyerah dan memilih mengikuti jejak orang tuanya bekerja sebagai pemulung.

You might also like

Tak Salah Dr. Budiyono Raih 22 Suara Senat Unila, Kiprahnya Kini Dilirik hingga DPR RI

Komisi III DPR RI Undang Dr. Budiyono Bahas RUU Perampasan Aset, Akademisi dan Mahasiswa Turut Dilibatkan

Dua Profesor Lewat! Dr. Budiono Raih 22 Suara Senat, Sinyal Kuat Menuju Kursi Rektor Unila

“Kalau bisa bantu-bantu, supaya anakku bisa sekolah. Orang tuanya enggak bisa baca tulis, masak anaknya juga jadi begini: tukang rongsok juga,” ungkap ibu Gina dengan nada haru, Rabu (21/10/2025). Pernyataan ini menjadi sorotan masyarakat karena menunjukkan ketidakberdayaan keluarga miskin menghadapi praktik bullying yang berlarut-larut.

Suara Advokat dan Kritik Publik

Kasus ini mendapat perhatian luas dari berbagai pihak, termasuk dunia hukum. Putri Maya Rumanti, tim pengacara Hotman Paris sekaligus kuasa hukum Gina, menegaskan bahwa kasus bullying ini merupakan cerminan kegagalan sistem pendidikan dan pengawasan pejabat setempat.

“Ini tamparan bagi pejabat Lampung. Mau kota, gubernur, dinas, dan DPRD, buka mata dan hati kalian. Turun ke lapangan, lihat realita yang terjadi. Banyak anak butuh perlindungan dan bantuan nyata,” tegas Putri Maya Rumanti. Pernyataan ini menjadi viral di media sosial dan memicu gelombang simpati serta kritik publik terhadap pemerintah daerah dan pihak sekolah.

Tanggapan Sekolah

Kepala SMP Negeri 13 Bandar Lampung, dalam pernyataan resminya, menyampaikan kesiapan sekolah untuk membantu Gina melanjutkan pendidikan. Kepala sekolah menegaskan, pihak sekolah siap memfasilitasi Gina belajar melalui program paket jika memang tidak memungkinkan mengikuti kelas reguler.

“Saya berharap Gina tetap sekolah. Kami siap mendukungnya belajar melalui program paket atau metode lain. Seluruh sivitas akademika berharap Gina memiliki masa depan yang lebih baik dan tidak terputus pendidikan hanya karena bullying,” kata Kepala SMP 13 Bandar Lampung, Selasa (21/10/2025).

Selain itu, sekolah berkomitmen melakukan evaluasi internal terhadap lingkungan belajar dan menerapkan program anti-bullying yang lebih ketat. Sekolah berharap kasus Gina menjadi pelajaran bagi semua pihak agar tidak ada lagi siswa yang mengalami hal serupa.

Dampak Sosial dan Psikologis

Psikolog anak, Dr. Ratna Wulandari, menyoroti bahwa kasus bullying seperti yang dialami Gina dapat menyebabkan trauma jangka panjang, menurunkan motivasi belajar, dan memicu putus sekolah. Menurutnya, dukungan keluarga, sekolah, dan masyarakat menjadi kunci agar korban bisa bangkit kembali.

“Bullying bukan hanya masalah individu, tetapi sistem. Jika lingkungan sekolah dan keluarga tidak mendukung, anak berisiko kehilangan masa depan. Intervensi psikologis, pendampingan belajar, dan kebijakan anti-bullying harus dijalankan secara simultan,” ujar Dr. Ratna.

Seruan untuk Perlindungan Anak

Kasus Gina menjadi peringatan keras bagi pemerintah kota Bandar Lampung, Dinas Pendidikan, serta DPRD setempat untuk lebih serius menangani kekerasan dan perundungan di sekolah. Masyarakat pun diimbau untuk berperan aktif dalam mengawasi lingkungan pendidikan agar kasus serupa tidak terulang.

Dengan perhatian publik yang meningkat dan komitmen sekolah untuk memberikan solusi pendidikan alternatif, harapannya Gina dan anak-anak lain yang menghadapi perundungan dapat kembali menempuh pendidikan secara layak, tanpa harus mengalami diskriminasi atau tekanan sosial yang merugikan masa depan mereka.***

Source: ALFARIEZIE
Tags: BullyingSMP13GinaPesawaranHakAnakKasusBullyingPendidikanLampungPendidikanUntukSemuaPerlindunganSiswaProgramPaketSMPBandarLampungStopBullying
Previous Post

Gema Puan Soroti 10% Kegagalan Pemerintahan Presiden Prabowo: Tiga Isu Mendesak Butuh Evaluasi Serius

Next Post

Bandar Lampung Heboh! Drama Bullying di SMP Negeri Jadi Viral, Wali Kota & Tim Hotman Paris Saling Nyindir di Instagram

Related Posts

Tak Salah Dr. Budiyono Raih 22 Suara Senat Unila, Kiprahnya Kini Dilirik hingga DPR RI
Berita & Tren

Tak Salah Dr. Budiyono Raih 22 Suara Senat Unila, Kiprahnya Kini Dilirik hingga DPR RI

by Melda
November 1, 2026
Komisi III DPR RI Undang Dr. Budiyono Bahas RUU Perampasan Aset, Akademisi dan Mahasiswa Turut Dilibatkan
Berita & Tren

Komisi III DPR RI Undang Dr. Budiyono Bahas RUU Perampasan Aset, Akademisi dan Mahasiswa Turut Dilibatkan

by Melda
November 1, 2026
Dua Profesor Lewat! Dr. Budiono Raih 22 Suara Senat, Sinyal Kuat Menuju Kursi Rektor Unila
Berita & Tren

Dua Profesor Lewat! Dr. Budiono Raih 22 Suara Senat, Sinyal Kuat Menuju Kursi Rektor Unila

by Melda
October 31, 2026
Hasto–PKS Mulai Panaskan Isu Ijazah Gibran, GEMA PUAN Desak Pemilu Ulang 2027!
Berita & Tren

Hasto–PKS Mulai Panaskan Isu Ijazah Gibran, GEMA PUAN Desak Pemilu Ulang 2027!

by Melda
October 31, 2026
Alumni Unila All Out Dukung Dr. Budiono, Gino Vannolie: Saatnya Kampus Hijau Punya Pemimpin yang Paham Kebutuhan Mahasiswa
Berita & Tren

Alumni Unila All Out Dukung Dr. Budiono, Gino Vannolie: Saatnya Kampus Hijau Punya Pemimpin yang Paham Kebutuhan Mahasiswa

by Melda
October 31, 2026
Next Post
Bandar Lampung Heboh! Drama Bullying di SMP Negeri Jadi Viral, Wali Kota & Tim Hotman Paris Saling Nyindir di Instagram

Bandar Lampung Heboh! Drama Bullying di SMP Negeri Jadi Viral, Wali Kota & Tim Hotman Paris Saling Nyindir di Instagram

Skandal PI 10% PT LEB Bikin Penasaran, Kejati Lampung Masih Bungkam!

Skandal PI 10% PT LEB Bikin Penasaran, Kejati Lampung Masih Bungkam!

Skandal PT LEB Bikin Heboh! Dana PI 10% Jadi “Kelinci Percobaan” Hukum, Netizen Bingung Dasar Regulasi

Skandal PT LEB Bikin Heboh! Dana PI 10% Jadi “Kelinci Percobaan” Hukum, Netizen Bingung Dasar Regulasi

Program Makan Bergizi Gratis di Lampung: Bukan Sekadar Kenyang, Tapi Bikin Ekonomi Lokal Ikut Ngegas!

Program Makan Bergizi Gratis di Lampung: Bukan Sekadar Kenyang, Tapi Bikin Ekonomi Lokal Ikut Ngegas!

Gempar! SMA swasta Siger Bandar Lampung Beroperasi Tanpa Izin, Pemprov Lampung Tertinggal Dibanding The Killer Policy

Gempar! SMA swasta Siger Bandar Lampung Beroperasi Tanpa Izin, Pemprov Lampung Tertinggal Dibanding The Killer Policy

Recommended

Dunia Kerja dan Rasa Nggak Percaya Diri   —  Saat Masuk Kantor, Tapi Pikiran Masih Minder  Ada momen ketika kamu sudah resmi kerja, duduk di meja sendiri, pakai ID card, tapi di kepala isinya cuma satu: “Gue pantas nggak sih di sini?” Lagi buka laptop, lihat rekan kerja lain keliatan sigap, sementara kamu masih mikir dua kali sebelum nanya hal sederhana. Rasanya campur aduk—antara pengin berkembang, tapi juga takut kelihatan “nggak jago”.  Rasa nggak percaya diri di dunia kerja itu ternyata super relate. Nggak cuma dialami fresh graduate, tapi juga mereka yang sudah kerja setahun-dua tahun. Bedanya, jarang yang ngomongin secara jujur.   —  Nggak Percaya Diri Itu Bukan Tanda Lemah  Banyak anak muda mikir, minder di kantor artinya kita kurang kompeten. Padahal, sering kali itu cuma tanda kalau kita lagi berada di fase belajar. Dunia kerja memang beda banget sama dunia kampus atau teori.  Di awal, wajar kalau overthinking. Takut salah, takut dinilai nggak becus, takut bikin kecewa atasan. Apalagi kalau lingkungan kerjanya keliatan “dewasa banget”, sementara kita masih ngerasa anak magang yang nyasar.   —  Contoh Kecil yang Sering Terjadi  Misalnya gini. Lagi meeting, ide sudah muter di kepala, tapi pas mau ngomong malah ragu. Takut idenya dianggap receh. Akhirnya diam, dan beberapa menit kemudian, orang lain nyampein ide mirip—dan dipuji.  Atau saat dikasih tugas, kamu langsung mikir, “Kok gue ya?” bukan “Oh, gue dipercaya.” Dari luar kelihatan biasa aja, tapi di dalam hati rasanya capek sendiri.   —  Media Sosial Bikin Rasa Minder Makin Nempel  Scroll media sosial dikit, eh isinya pencapaian orang. Ada yang naik jabatan, ada yang pamer kerja di perusahaan keren, ada juga yang keliatan selalu pede dan produktif.  Tanpa sadar, kita mulai ngebandingin proses sendiri dengan highlight hidup orang lain. Padahal yang ditampilin itu versi rapi, bukan realita lengkapnya. Nggak ada yang upload momen nangis di toilet kantor atau bengong karena bingung kerjaan.   —  Pelan-Pelan Belajar Berdamai  Nggak percaya diri itu nggak harus dilawan pakai kalimat motivasi keras. Kadang cukup diterima dulu. “Oh, gue lagi minder ya. Wajar sih.”  Dari situ, kamu bisa mulai langkah kecil. Tanya kalau nggak paham. Catat hal-hal yang sudah kamu pelajari, sekecil apa pun. Karena sering kali kita lupa, ternyata sudah jalan cukup jauh.  Kalau lagi capek mental, rehat sebentar juga nggak apa-apa. Healing kecil-kecilan, recharge mood, lalu lanjut lagi. Dunia kerja bukan lomba siapa paling kuat, tapi siapa yang bisa bertahan dengan sehat.   —  Semua Orang Pernah Jadi Pemula  Insight penting yang sering kita lupakan: semua orang yang sekarang keliatan jago, pernah ada di posisi bingung juga. Mereka juga pernah salah, ditegur, bahkan ngerasa nggak cocok.  Bedanya, mereka tetap jalan. Bukan karena nggak takut, tapi karena tetap melangkah walau takut. Capek tapi jalan itu nyata banget di dunia kerja.   —  Percaya Diri Itu Dibangun, Bukan Datang Instan  Rasa percaya diri nggak muncul tiba-tiba. Ia tumbuh dari pengalaman, kesalahan, dan proses yang kadang bikin malu sendiri. Jadi kalau sekarang kamu masih ragu-ragu, itu bukan kegagalan—itu bagian dari perjalanan.  Pelan-pelan aja. Hari ini berani nanya, besok berani ngasih pendapat, lusa mungkin sudah lebih santai. Nggak harus langsung jadi versi paling pede dari diri kamu.   —  Penutup: Kamu Nggak Sendirian  Kalau kamu lagi kerja sambil ngerasa “kok gue gini-gini aja ya”, tarik napas dulu. Banyak anak muda di luar sana ngerasain hal yang sama, cuma sama-sama diam.  Rasa nggak percaya diri bukan musuh, tapi sinyal kalau kamu lagi bertumbuh. Selama kamu mau belajar dan tetap jalan, kamu nggak tertinggal. Kamu cuma lagi di prosesmu sendiri. Dan itu nggak apa-apa.   —  Tag: #DuniaKerja #AnakMudaKerja #QuarterLife #NggakPercayaDiri #LifestyleGenZ  Foto Ilustrasi (Rekomendasi): Seorang anak muda duduk di meja kerja sederhana dengan laptop terbuka, ekspresi wajah tenang tapi sedikit ragu. Cahaya pagi masuk dari jendela, suasana kantor atau kamar kerja terasa sunyi dan reflektif. Ilustrasi ini menggambarkan momen diam-diam saat seseorang berusaha percaya pada dirinya sendiri di tengah dunia kerja.

Dunia Kerja dan Rasa Nggak Percaya Diri — Saat Masuk Kantor, Tapi Pikiran Masih Minder Ada momen ketika kamu sudah resmi kerja, duduk di meja sendiri, pakai ID card, tapi di kepala isinya cuma satu: “Gue pantas nggak sih di sini?” Lagi buka laptop, lihat rekan kerja lain keliatan sigap, sementara kamu masih mikir dua kali sebelum nanya hal sederhana. Rasanya campur aduk—antara pengin berkembang, tapi juga takut kelihatan “nggak jago”. Rasa nggak percaya diri di dunia kerja itu ternyata super relate. Nggak cuma dialami fresh graduate, tapi juga mereka yang sudah kerja setahun-dua tahun. Bedanya, jarang yang ngomongin secara jujur. — Nggak Percaya Diri Itu Bukan Tanda Lemah Banyak anak muda mikir, minder di kantor artinya kita kurang kompeten. Padahal, sering kali itu cuma tanda kalau kita lagi berada di fase belajar. Dunia kerja memang beda banget sama dunia kampus atau teori. Di awal, wajar kalau overthinking. Takut salah, takut dinilai nggak becus, takut bikin kecewa atasan. Apalagi kalau lingkungan kerjanya keliatan “dewasa banget”, sementara kita masih ngerasa anak magang yang nyasar. — Contoh Kecil yang Sering Terjadi Misalnya gini. Lagi meeting, ide sudah muter di kepala, tapi pas mau ngomong malah ragu. Takut idenya dianggap receh. Akhirnya diam, dan beberapa menit kemudian, orang lain nyampein ide mirip—dan dipuji. Atau saat dikasih tugas, kamu langsung mikir, “Kok gue ya?” bukan “Oh, gue dipercaya.” Dari luar kelihatan biasa aja, tapi di dalam hati rasanya capek sendiri. — Media Sosial Bikin Rasa Minder Makin Nempel Scroll media sosial dikit, eh isinya pencapaian orang. Ada yang naik jabatan, ada yang pamer kerja di perusahaan keren, ada juga yang keliatan selalu pede dan produktif. Tanpa sadar, kita mulai ngebandingin proses sendiri dengan highlight hidup orang lain. Padahal yang ditampilin itu versi rapi, bukan realita lengkapnya. Nggak ada yang upload momen nangis di toilet kantor atau bengong karena bingung kerjaan. — Pelan-Pelan Belajar Berdamai Nggak percaya diri itu nggak harus dilawan pakai kalimat motivasi keras. Kadang cukup diterima dulu. “Oh, gue lagi minder ya. Wajar sih.” Dari situ, kamu bisa mulai langkah kecil. Tanya kalau nggak paham. Catat hal-hal yang sudah kamu pelajari, sekecil apa pun. Karena sering kali kita lupa, ternyata sudah jalan cukup jauh. Kalau lagi capek mental, rehat sebentar juga nggak apa-apa. Healing kecil-kecilan, recharge mood, lalu lanjut lagi. Dunia kerja bukan lomba siapa paling kuat, tapi siapa yang bisa bertahan dengan sehat. — Semua Orang Pernah Jadi Pemula Insight penting yang sering kita lupakan: semua orang yang sekarang keliatan jago, pernah ada di posisi bingung juga. Mereka juga pernah salah, ditegur, bahkan ngerasa nggak cocok. Bedanya, mereka tetap jalan. Bukan karena nggak takut, tapi karena tetap melangkah walau takut. Capek tapi jalan itu nyata banget di dunia kerja. — Percaya Diri Itu Dibangun, Bukan Datang Instan Rasa percaya diri nggak muncul tiba-tiba. Ia tumbuh dari pengalaman, kesalahan, dan proses yang kadang bikin malu sendiri. Jadi kalau sekarang kamu masih ragu-ragu, itu bukan kegagalan—itu bagian dari perjalanan. Pelan-pelan aja. Hari ini berani nanya, besok berani ngasih pendapat, lusa mungkin sudah lebih santai. Nggak harus langsung jadi versi paling pede dari diri kamu. — Penutup: Kamu Nggak Sendirian Kalau kamu lagi kerja sambil ngerasa “kok gue gini-gini aja ya”, tarik napas dulu. Banyak anak muda di luar sana ngerasain hal yang sama, cuma sama-sama diam. Rasa nggak percaya diri bukan musuh, tapi sinyal kalau kamu lagi bertumbuh. Selama kamu mau belajar dan tetap jalan, kamu nggak tertinggal. Kamu cuma lagi di prosesmu sendiri. Dan itu nggak apa-apa. — Tag: #DuniaKerja #AnakMudaKerja #QuarterLife #NggakPercayaDiri #LifestyleGenZ Foto Ilustrasi (Rekomendasi): Seorang anak muda duduk di meja kerja sederhana dengan laptop terbuka, ekspresi wajah tenang tapi sedikit ragu. Cahaya pagi masuk dari jendela, suasana kantor atau kamar kerja terasa sunyi dan reflektif. Ilustrasi ini menggambarkan momen diam-diam saat seseorang berusaha percaya pada dirinya sendiri di tengah dunia kerja.

March 22, 2026
Hukuman Mati dalam Bingkai Hukum Indonesia Kini

Hukuman Mati dalam Bingkai Hukum Indonesia Kini

January 2, 2026

Categories

  • Berita & Tren
  • Gaya Hidup & Hiburan
  • Hobi & Komunitas
  • Karier & Pengembangan Diri
  • Kesehatan & Wellness
  • Keuangan & Investasi
  • Teknologi & Digital
  • Uncategorized

Don't miss it

Tak Salah Dr. Budiyono Raih 22 Suara Senat Unila, Kiprahnya Kini Dilirik hingga DPR RI
Berita & Tren

Tak Salah Dr. Budiyono Raih 22 Suara Senat Unila, Kiprahnya Kini Dilirik hingga DPR RI

November 1, 2026
Komisi III DPR RI Undang Dr. Budiyono Bahas RUU Perampasan Aset, Akademisi dan Mahasiswa Turut Dilibatkan
Berita & Tren

Komisi III DPR RI Undang Dr. Budiyono Bahas RUU Perampasan Aset, Akademisi dan Mahasiswa Turut Dilibatkan

November 1, 2026
Dua Profesor Lewat! Dr. Budiono Raih 22 Suara Senat, Sinyal Kuat Menuju Kursi Rektor Unila
Berita & Tren

Dua Profesor Lewat! Dr. Budiono Raih 22 Suara Senat, Sinyal Kuat Menuju Kursi Rektor Unila

October 31, 2026
Hasto–PKS Mulai Panaskan Isu Ijazah Gibran, GEMA PUAN Desak Pemilu Ulang 2027!
Berita & Tren

Hasto–PKS Mulai Panaskan Isu Ijazah Gibran, GEMA PUAN Desak Pemilu Ulang 2027!

October 31, 2026
Alumni Unila All Out Dukung Dr. Budiono, Gino Vannolie: Saatnya Kampus Hijau Punya Pemimpin yang Paham Kebutuhan Mahasiswa
Berita & Tren

Alumni Unila All Out Dukung Dr. Budiono, Gino Vannolie: Saatnya Kampus Hijau Punya Pemimpin yang Paham Kebutuhan Mahasiswa

October 31, 2026
Dr. Budiono Unggul dalam Pilrek Unila, Kantongi 22 Suara Senat dan Dapat Dukungan Habiburokhman
Berita & Tren

Dr. Budiono Unggul dalam Pilrek Unila, Kantongi 22 Suara Senat dan Dapat Dukungan Habiburokhman

October 30, 2026
Muda Belia

Media online yang dibuat khusus buat anak muda yang pengen tetap update, berkembang, dan terinspirasi!

Categories

  • Berita & Tren
  • Gaya Hidup & Hiburan
  • Hobi & Komunitas
  • Karier & Pengembangan Diri
  • Kesehatan & Wellness
  • Keuangan & Investasi
  • Teknologi & Digital
  • Uncategorized

Browse by Tag

anak muda AnakMuda AnakMudaProduktif AturDuit Bandar Lampung BandarLampung berita Lampung ContentCreator CuanMaksimal DPRD Bandar Lampung DuniaKerja Eva Dwiana FinancialFreedom FinancialGoals GenAlpha generasi alpha generasi z GenZ GenZFinance GenZStyle GenZWellness investasi KerjaCerdas Keuangan KeuanganAnakMuda KeuanganSehat Lampung LevelUp lifestyleanakmuda MentalHealth MentalHealthMatters MindfulLiving PassiveIncome pendidikan Lampung PersonalBranding SelfCare SideHustle SmartMoney SmartSpending SMA Siger Tips Trik WorkFromAnywhere WorkLifeBalance WorkSmart

Recent News

Tak Salah Dr. Budiyono Raih 22 Suara Senat Unila, Kiprahnya Kini Dilirik hingga DPR RI

Tak Salah Dr. Budiyono Raih 22 Suara Senat Unila, Kiprahnya Kini Dilirik hingga DPR RI

November 1, 2026
Komisi III DPR RI Undang Dr. Budiyono Bahas RUU Perampasan Aset, Akademisi dan Mahasiswa Turut Dilibatkan

Komisi III DPR RI Undang Dr. Budiyono Bahas RUU Perampasan Aset, Akademisi dan Mahasiswa Turut Dilibatkan

November 1, 2026

© 2025 Mudabelia.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Komunitas
  • Karier
  • Kesehatan
  • Keuangan
  • Teknologi

© 2025 Mudabelia.com