Daftar Isi
MUDA BELIA- Pemerintah Kabupaten Tanggamus nggak mau ketinggalan zaman! Bareng OJK Provinsi Lampung dan Bursa Efek Indonesia (BEI) Lampung, mereka ngadain Sosialisasi Literasi Keuangan dan Pasar Modal buat para ASN (Aparatur Sipil Negara). Tujuannya? Supaya para abdi negara ini makin melek finansial dan nggak gampang kejebak investasi bodong!
Acara kece ini digelar di Ruang Rapat Utama Sekretariat Daerah Tanggamus. Langsung dibuka sama Bupati Tanggamus, Moh. Saleh Asnawi, bareng jajaran penting lainnya kayak Staf Ahli Bupati, Pimpinan Bank Lampung, Direksi PT BPRS, sampe perwakilan dari BEI dan PT Phintraco Sekuritas. Pokoknya rame dan berisi!
Yang ikutan? Sekitar 100 peserta gabung baik offline maupun via Zoom. Mulai dari ASN OPD, camat, kepala pekon, sampai kepala sekolah. Semua dikumpulin buat satu misi: jadi generasi ASN yang cerdas finansial.

Menariknya, dalam acara ini juga dibuka rekening saham GRATIS buat ASN! Jadi nggak cuma dapat teori, tapi langsung praktek investasi aman di pasar modal. Gokil, kan?
Dalam sambutannya, Bupati Saleh bilang kalau ASN itu panutan, jadi harus bisa kasih contoh pengelolaan keuangan yang bijak.
“Literasi keuangan itu penting banget. Jangan sampai terjebak investasi bodong yang cuma janji manis doang,” tegasnya.
Hal senada juga disampaikan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab, Hendra Wijaya Mega. Ia bilang acara ini ngebuka wawasan baru soal gimana cara investasi yang benar dan resmi, khususnya di pasar saham yang diawasi BEI.

Dari pihak Pemprov, Staf Ahli Gubernur Achmad Saefulloh juga kasih apresiasi penuh. Katanya, program ini jadi langkah nyata dukung target inklusi keuangan Pemprov Lampung yang mau tembus 85,5% di 2025.
“ASN harus jadi agen perubahan. Bukan cuma cari cuan, tapi juga ngajarin masyarakat cara kelola uang dengan bijak,” katanya.
Deputi Direktur OJK Lampung, Indah Puspitasari, juga ngasih kabar baik: ada 1.000 rekening saham gratis disiapin buat ASN Tanggamus. Semua ini bagian dari program edukasi keuangan berbasis investasi resmi.
“OJK punya tiga fungsi: atur, awasi, dan lindungi konsumen. Lewat TPKAD, kita bareng Pemkab bantu masyarakat makin melek keuangan,” jelas Indah.
Intinya, Pemkab Tanggamus bareng OJK dan BEI pengin bikin ASN makin cerdas kelola duit, makin peduli sama investasi yang aman, dan bisa ngajarin hal yang sama ke masyarakat luas.
So, buat para ASN Tanggamus—saatnya upgrade diri, belajar investasi, dan jadi inspirasi keuangan buat lingkungan sekitar. Yuk, jadi bagian dari #GenerasiMelekInvestasi!***



















