Daftar Isi
MUDA BELIA- Ucapan dosen FISIP Dedy Hermawan tentang bakal calon Rektor Unila Dr. Budiono benar.
Menurutnya, sang doktor berhubungan baik dengan pemerintahan dan itu merupakan akses komunikasi kemitraan kampus dalam hal menjangkau persoalan pendidikan, langsung ke daerah-daerah di seluruh Provinsi Lampung.
“Semenjak kita sebagai PNS, beberapa kali melakukan kolaborasi kegiatan-kegiatan di internal Unila maupun di eksternal Unila. Beliau juga aktif bermitra dengan beberapa pemerintah daerah, provinsi, kabupaten, kota di Lampung. Kita terlibat beberapa kali untuk penguatan demokrasi di Lampung,” tutur Dedy Hermawan beberapa waktu lalu.
Ucapan itu nyata, bukan lagi sebatas pernyataan, karena pada Sabtu, 17 Oktober 2026, Dr. Budiono bertemu dan menjalin komunikasi dengan Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus.
Bukan tak mungkin, jika terpilih sebagai rektor, Dr. Budiono akan membuka kampus B di Lampung Barat sehingga memudahkan Unila melancarkan distribusi sumber daya alam seperti yang pernah ia lakukan di Way Kanan karena hubungan baiknya dengan bupati kala itu, Raden Adipati Surya.
Menurut Budiono, kampus B Unila di Way Kanan didirikan berkat komunikasi yang baik dengan bupati atas dasar memanggil para alumni serta putra-putri terbaik di daerah agar bersama-sama membangun kampung halaman.
“Saat itu saya berkomunikasi intens dengan bupati, bahwa kalau hanya pembangunan fisik itu mudah rusak, tapi investasi yang besar harus dibangun juga untuk kepentingan jangka panjang dan pendidikan itu adalah investasi besar di daerah. Dari situ bupati langsung menghibahkan rumah sakit dan peralatannya untuk menjadi kampus B Unila di Way Kanan,” katanya pada Jumat, 16 Oktober.
Dengan adanya kampus di setiap kabupaten/kota, menurut Dr. Budiono, itu berarti Unila telah menjalankan pemerataan pendidikan hingga tingkat desa.
“Kita berpikir kalau ada kampus di tiap daerah dan dana desa itu dimanfaatkan juga untuk beasiswa maka nantinya lulusan-lulusan dari desa itu bisa langsung diajak membangun desanya dan karena berkuliah di daerahnya sendiri, maka perekonomian daerahnya juga ikut maju karena mereka tidak keluar daerah,” ujarnya.
Bukan tak mungkin, kedekatan Dr. Budiono dengan Parosil Mabsus menjadi landasan awal Unila membuka keran pendidikan di Lampung Barat dan turut memajukan perekonomiannya.
Apalagi, Parosil Mabsus menyatakan sendiri, Lektor Bidang Hukum Tata Negara ini ialah sosok berintegritas yang amanah serta bertanggung jawab.
Lektor Kepala Bidang Hukum Tata Negara.
Aman banget… Termasuk statement Pak Cik tadi, bahwa PAROSIL sangat mengenal DR. Budiono, sosok yang sangat berintegritas dalam menjalankan amanah dan tanggung jawab. Terbukti, Dr. Budiono…
“Budiono merupakan salah satu asesor yang telah berkolaborasi dengan Pemkab Lampung Barat lebih dari 7 tahun untuk menentukan Jabatan Tinggi Pratama,” kata Parosil, Sabtu, 7 Oktober.
“Ia sosok berintegritas, amanah dan bertanggung jawab.”***







