• Tentang Kami
Monday, August 31, 2026
Muda Belia
  • Home
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Komunitas
  • Karier
  • Kesehatan
  • Keuangan
  • Teknologi
No Result
View All Result
Muda Belia
  • Home
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Komunitas
  • Karier
  • Kesehatan
  • Keuangan
  • Teknologi
No Result
View All Result
Muda Belia
No Result
View All Result
Home Berita & Tren

Asliman Puja Kesuma: Sekolah Bukan Cuma Cetak Lulusan, tapi Bentuk Manusia yang Punya Karakter

Melda by Melda
August 31, 2026
in Berita & Tren

Daftar Isi

  • You might also like
  • Jual Beli Buku di Sekolah Disorot, Inspektorat Lamsel: Laporkan, Kami Proses
  • Kapolri Mutasi Sejumlah Pejabat Polda Lampung, Irwasda hingga Kapolres Berganti
  • SMK Tuma’ninah Yasin Metro Buka Jalan Siswa Jadi Profesional hingga Wirausahawan

MUDA BELIA — Pendidikan di era sekarang nggak cukup hanya soal nilai bagus, ijazah, atau cepat mendapatkan pekerjaan. Bagi Asliman Puja Kesuma, S.Pd., Kepala SMK IB Khalifah Bangsa, pendidikan punya misi yang jauh lebih besar, yakni membentuk manusia yang punya kompetensi, karakter, iman, kemandirian, dan kepedulian terhadap lingkungan.

Menurut Asliman, sekolah seharusnya menjadi tempat bagi peserta didik untuk tumbuh secara utuh. Artinya, siswa bukan hanya dibekali keterampilan yang dibutuhkan dunia kerja, tetapi juga diajak menjadi pribadi yang punya integritas dan mampu memberikan manfaat bagi orang lain.

You might also like

Jual Beli Buku di Sekolah Disorot, Inspektorat Lamsel: Laporkan, Kami Proses

Kapolri Mutasi Sejumlah Pejabat Polda Lampung, Irwasda hingga Kapolres Berganti

SMK Tuma’ninah Yasin Metro Buka Jalan Siswa Jadi Profesional hingga Wirausahawan

“Kami ingin peserta didik tidak hanya memiliki kompetensi ketika menyelesaikan pendidikan di sini, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, kemandirian, kepemimpinan, dan kepedulian terhadap lingkungan di sekitarnya,” ujar Asliman.

Ia menilai, ukuran keberhasilan pendidikan tidak semata-mata dilihat dari seberapa banyak lulusan yang bekerja. Lebih dari itu, sekolah harus mampu melahirkan generasi yang mampu mengambil keputusan dengan baik, bertanggung jawab, serta punya kepedulian terhadap kehidupan di sekitarnya.

“Bagi kami, keberhasilan pendidikan bukan hanya ketika anak-anak mampu bekerja, tetapi ketika mereka mampu menjadi pribadi yang baik dan bermanfaat,” katanya.

Setiap Kegiatan Harus Punya Nilai Pendidikan

Asliman mengatakan proses pendidikan tidak hanya terjadi ketika guru berdiri di depan kelas dan siswa membuka buku pelajaran.

Menurutnya, berbagai aktivitas di lingkungan sekolah juga bisa menjadi ruang belajar bagi siswa. Mulai dari kegiatan keagamaan, kepramukaan, pendampingan peserta didik hingga aktivitas bersama dapat menjadi sarana untuk membangun karakter.

“Kami berusaha menjadikan setiap kegiatan sebagai pengalaman belajar. Anak-anak tidak hanya belajar dari buku dan guru, tetapi juga belajar dari pengalaman, dari kebersamaan, dari tanggung jawab, dan dari bagaimana mereka menghadapi persoalan,” jelasnya.

Pendekatan tersebut menjadi penting karena kehidupan setelah sekolah tidak selalu bisa diselesaikan hanya dengan teori yang dipelajari di dalam kelas.

Siswa perlu memiliki kemampuan berkomunikasi, bekerja sama, menyelesaikan persoalan, mengambil tanggung jawab, serta beradaptasi dengan lingkungan yang terus berubah.

Teknologi Makin Canggih, Karakter Jangan Sampai Hilang

Perubahan teknologi yang berlangsung sangat cepat juga menjadi tantangan tersendiri bagi dunia pendidikan.

Dunia kerja terus berkembang. Kompetensi yang dibutuhkan industri hari ini belum tentu sama dengan kebutuhan beberapa tahun mendatang.

Karena itu, sekolah dituntut untuk terus beradaptasi agar peserta didik tidak tertinggal.

Namun, Asliman mengingatkan ada hal yang tidak boleh ikut berubah hanya karena perkembangan zaman, yakni nilai, integritas, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap sesama.

“Teknologi akan terus berkembang dan kebutuhan dunia kerja akan terus berubah. Karena itu, kami ingin membekali anak-anak dengan kemampuan untuk terus belajar dan beradaptasi. Tetapi di atas semua itu, mereka harus memiliki nilai dan karakter sebagai pegangan,” tuturnya.

Menurutnya, kemampuan beradaptasi menjadi salah satu bekal penting bagi generasi muda. Siswa harus terbiasa belajar hal baru, terbuka terhadap perubahan, tetapi tetap memiliki prinsip dalam menjalani kehidupan.

Sekolah, Orang Tua dan Masyarakat Harus Satu Frekuensi

Asliman juga menilai pendidikan tidak bisa dibebankan sepenuhnya kepada sekolah.

Pembentukan karakter anak membutuhkan dukungan banyak pihak. Sekolah, keluarga, masyarakat, dunia usaha hingga berbagai elemen lainnya harus bisa saling mendukung.

“Mendidik anak adalah tanggung jawab bersama. Sekolah tidak bisa berjalan sendiri,” katanya.

Menurut Asliman, ketika sekolah dan orang tua memiliki komunikasi yang baik, proses pembentukan karakter anak akan menjadi lebih kuat.

Begitu pula dengan lingkungan masyarakat. Anak membutuhkan lingkungan yang memberikan contoh positif agar nilai-nilai yang dipelajari di sekolah tidak berhenti sebagai teori.

“Ketika sekolah, orang tua, masyarakat dan berbagai pihak dapat saling menguatkan, insyaallah kita akan mampu melahirkan generasi yang tidak hanya siap menghadapi masa depan, tetapi juga mampu memberikan warna positif bagi kehidupan,” ujarnya.

Setiap Anak Punya Potensi Berbeda

Hal lain yang menjadi perhatian Asliman adalah keberagaman potensi peserta didik.

Ia menilai setiap anak memiliki kemampuan, minat, karakter, dan cara berkembang yang berbeda. Karena itu, pendidikan tidak seharusnya hanya memaksa semua siswa mengikuti pola yang sama.

“Kami percaya setiap anak memiliki kelebihan dan jalan tumbuhnya masing-masing. Tugas kami adalah mendampingi, mengarahkan, dan memberikan ruang agar potensi itu berkembang,” katanya.

Bagi Asliman, sekolah harus menjadi ruang yang memungkinkan siswa menemukan kekuatan dirinya.

Ada siswa yang menonjol di bidang akademik, ada yang memiliki kemampuan teknis, ada yang kuat dalam kepemimpinan, seni, olahraga, organisasi, maupun bidang lainnya.

Semua potensi tersebut perlu mendapatkan ruang untuk berkembang.

Harapan akhirnya sederhana. Ketika siswa menyelesaikan pendidikan, mereka tidak hanya membawa ijazah, tetapi juga membawa keterampilan, pengalaman, iman, dan karakter yang bisa menjadi bekal menghadapi kehidupan.

Pendidikan Bukan Sekadar Soal Ijazah

Bagi Asliman, keberhasilan pendidikan pada akhirnya tidak bisa hanya diukur dari seberapa cepat sekolah menghasilkan lulusan.

Yang jauh lebih penting adalah seberapa kuat nilai yang tertanam dalam diri siswa dan seberapa besar kontribusi yang mampu mereka berikan setelah meninggalkan bangku sekolah.

“Sekolah bukan hanya tempat untuk menjadi pintar. Sekolah adalah tempat untuk belajar menjadi manusia yang mampu, berkarakter, dan berarti bagi kehidupan,” pungkasnya.

Pandangan tersebut menjadi pengingat bahwa pendidikan bukan sekadar mengejar angka, nilai, atau ijazah. Di tengah perkembangan teknologi dan perubahan dunia kerja yang semakin cepat, generasi muda tetap membutuhkan fondasi karakter agar mampu menggunakan pengetahuan dan keterampilan secara bertanggung jawab.

Pada akhirnya, sekolah bukan hanya tentang bagaimana seorang anak menjadi lulusan. Lebih dari itu, sekolah adalah tentang bagaimana seorang anak tumbuh menjadi manusia yang mampu berdiri sendiri, memiliki prinsip, menghargai orang lain, dan memberi manfaat bagi lingkungan serta masyarakat.

Source: ALFARIEZIE
Tags: Asliman Puja KesumaDunia Pendidikangen zGENERASI MUDAkarakter siswakemandirian siswaketerampilan siswamilenialPendidikanpendidikan era digitalpendidikan karakterpendidikan Lampungsekolah kejuruanSMK IB Khalifah Bangsa
Previous Post

Jual Beli Buku di Sekolah Disorot, Inspektorat Lamsel: Laporkan, Kami Proses

Related Posts

Jual Beli Buku di Sekolah Disorot, Inspektorat Lamsel: Laporkan, Kami Proses
Berita & Tren

Jual Beli Buku di Sekolah Disorot, Inspektorat Lamsel: Laporkan, Kami Proses

by Melda
August 31, 2026
Kapolri Mutasi Sejumlah Pejabat Polda Lampung, Irwasda hingga Kapolres Berganti
Berita & Tren

Kapolri Mutasi Sejumlah Pejabat Polda Lampung, Irwasda hingga Kapolres Berganti

by Melda
August 31, 2026
SMK Tuma’ninah Yasin Metro Buka Jalan Siswa Jadi Profesional hingga Wirausahawan
Berita & Tren

SMK Tuma’ninah Yasin Metro Buka Jalan Siswa Jadi Profesional hingga Wirausahawan

by Melda
August 29, 2026
Antika: FKKS Bukan untuk Menyamakan Sekolah, Tapi Menyatukan Langkah
Berita & Tren

Antika: FKKS Bukan untuk Menyamakan Sekolah, Tapi Menyatukan Langkah

by Melda
August 28, 2026
Jelang Pemilihan Wakil Bupati, Cahya Ajak DPRD dan PGK Jaga Suasana Tetap Kondusif
Berita & Tren

Jelang Pemilihan Wakil Bupati, Cahya Ajak DPRD dan PGK Jaga Suasana Tetap Kondusif

by Melda
August 26, 2026

Recommended

FILTER IG & TIKTOK YANG LAGI VIRAL! UDAH COBA YANG MANA?

FILTER IG & TIKTOK YANG LAGI VIRAL! UDAH COBA YANG MANA?

March 24, 2025
AI BISA BIKIN VIDEO DARI TEKS? MINDBLOWING BANGET!

AI BISA BIKIN VIDEO DARI TEKS? MINDBLOWING BANGET!

July 11, 2025

Categories

  • Berita & Tren
  • Gaya Hidup & Hiburan
  • Hobi & Komunitas
  • Karier & Pengembangan Diri
  • Kesehatan & Wellness
  • Keuangan & Investasi
  • Teknologi & Digital
  • Uncategorized

Don't miss it

Asliman Puja Kesuma: Sekolah Bukan Cuma Cetak Lulusan, tapi Bentuk Manusia yang Punya Karakter
Berita & Tren

Asliman Puja Kesuma: Sekolah Bukan Cuma Cetak Lulusan, tapi Bentuk Manusia yang Punya Karakter

August 31, 2026
Jual Beli Buku di Sekolah Disorot, Inspektorat Lamsel: Laporkan, Kami Proses
Berita & Tren

Jual Beli Buku di Sekolah Disorot, Inspektorat Lamsel: Laporkan, Kami Proses

August 31, 2026
Kapolri Mutasi Sejumlah Pejabat Polda Lampung, Irwasda hingga Kapolres Berganti
Berita & Tren

Kapolri Mutasi Sejumlah Pejabat Polda Lampung, Irwasda hingga Kapolres Berganti

August 31, 2026
SMK Tuma’ninah Yasin Metro Buka Jalan Siswa Jadi Profesional hingga Wirausahawan
Berita & Tren

SMK Tuma’ninah Yasin Metro Buka Jalan Siswa Jadi Profesional hingga Wirausahawan

August 29, 2026
Antika: FKKS Bukan untuk Menyamakan Sekolah, Tapi Menyatukan Langkah
Berita & Tren

Antika: FKKS Bukan untuk Menyamakan Sekolah, Tapi Menyatukan Langkah

August 28, 2026
Jelang Pemilihan Wakil Bupati, Cahya Ajak DPRD dan PGK Jaga Suasana Tetap Kondusif
Berita & Tren

Jelang Pemilihan Wakil Bupati, Cahya Ajak DPRD dan PGK Jaga Suasana Tetap Kondusif

August 26, 2026
Muda Belia

Media online yang dibuat khusus buat anak muda yang pengen tetap update, berkembang, dan terinspirasi!

Categories

  • Berita & Tren
  • Gaya Hidup & Hiburan
  • Hobi & Komunitas
  • Karier & Pengembangan Diri
  • Kesehatan & Wellness
  • Keuangan & Investasi
  • Teknologi & Digital
  • Uncategorized

Browse by Tag

anak muda AnakMuda AnakMudaProduktif AturDuit Bandar Lampung ContentCreator CuanMaksimal DPRD Bandar Lampung DuniaKerja Eva Dwiana FinancialFreedom FinancialGoals GenAlpha generasi alpha generasi z GenZ gen z GenZFinance GenZMoney GenZStyle GenZTech GenZWellness investasi KerjaCerdas Keuangan KeuanganAnakMuda KeuanganSehat Lampung LevelUp lifestyleanakmuda MentalHealth MentalHealthMatters MindfulLiving PassiveIncome PersonalBranding SelfCare SideHustle SmartMoney SmartSpending SMA Siger Tips Trik WorkFromAnywhere WorkLifeBalance WorkSmart

Recent News

Asliman Puja Kesuma: Sekolah Bukan Cuma Cetak Lulusan, tapi Bentuk Manusia yang Punya Karakter

Asliman Puja Kesuma: Sekolah Bukan Cuma Cetak Lulusan, tapi Bentuk Manusia yang Punya Karakter

August 31, 2026
Jual Beli Buku di Sekolah Disorot, Inspektorat Lamsel: Laporkan, Kami Proses

Jual Beli Buku di Sekolah Disorot, Inspektorat Lamsel: Laporkan, Kami Proses

August 31, 2026

© 2025 Mudabelia.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Komunitas
  • Karier
  • Kesehatan
  • Keuangan
  • Teknologi

© 2025 Mudabelia.com