Daftar Isi
MUDA BELIA – Isu soal launching serentak Koperasi Merah Putih (KMP) di Provinsi Lampung pada 25 Agustus 2026 akhirnya mendapat klarifikasi. Sampai saat ini, Dinas Koperasi Provinsi Lampung mengaku belum menerima informasi resmi mengenai agenda tersebut.
Kabid Kelembagaan Koperasi Dinas Provinsi Lampung Rahma Dewi Suryani mengatakan, hingga Kamis (13/8/2026), pihaknya belum mendapatkan informasi terkait rencana launching serentak Koperasi Merah Putih pada 25 Agustus mendatang.
“Kami belum dapat informasi terkait hal tersebut,” kata Rahma Dewi Suryani.
Keterangan serupa juga disampaikan pihak Dinas Koperasi Kota Bandar Lampung. Mereka mengaku belum mengetahui adanya informasi mengenai launching Koperasi Merah Putih pada tanggal tersebut.
Pihak Dinas Koperasi Kota Bandar Lampung bahkan menyarankan agar informasi lebih lengkap mengenai keberadaan dan titik KMP dikonfirmasi langsung kepada pihak Kodim.
“Kita belum tahu kalau informasi itu. Bisa ke Kodim kalau mau tahu data lengkap titik-titik Koperasi Merah Putih,” kata beberapa staf resepsionis setelah berkomunikasi dengan bidang terkait.
Meski informasi soal launching 25 Agustus belum diketahui oleh dinas, keberadaan Koperasi Merah Putih di Lampung menjadi perhatian publik. Apalagi program tersebut berkaitan dengan penguatan ekonomi masyarakat dan memiliki potensi mendapatkan dukungan permodalan dari APBN.
Dalam informasi yang disampaikan Dinas Koperasi Provinsi Lampung, saat ini terdapat sekitar 859 Koperasi Merah Putih yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Lampung.
Khusus wilayah Kota Bandar Lampung yang berada di bawah pegangan Kodim 0410/KBL, terdapat sembilan lokasi Koperasi Merah Putih yang dapat diketahui publik.
Berikut daftar lokasi Koperasi Merah Putih di Kota Bandar Lampung:
- Panjang – Pidada
- Langkapura – Langkapura
- Teluk Betung Selatan – Pesawahan
- Way Halim – Perumnas Way Halim
- Rajabasa – Gedung Meneng
- Sukarame – Sukarame
- Rajabasa – Rajabasa Raya
- Labuhan Ratu – Sepang Jaya
- Teluk Betung Selatan – Gulak-Galik
Dengan jumlah yang mencapai sekitar 859 koperasi, program Koperasi Merah Putih menjadi salah satu program yang cukup besar di Lampung. Keberadaannya diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat perekonomian masyarakat hingga tingkat kelurahan dan desa.
Namun, terkait kabar launching serentak pada 25 Agustus 2026, hingga kini belum ada informasi resmi yang diterima Dinas Koperasi Provinsi Lampung maupun Dinas Koperasi Kota Bandar Lampung.
Publik pun masih menunggu kejelasan mengenai jadwal resmi launching, kesiapan masing-masing koperasi, lokasi kegiatan, hingga skema dukungan permodalan yang akan diberikan.
Dengan kata lain, kabar 25 Agustus masih menjadi informasi yang belum terkonfirmasi secara resmi oleh dinas terkait. Untuk memastikan agenda tersebut, koordinasi dengan pihak Kodim maupun instansi yang menangani program Koperasi Merah Putih masih diperlukan.
Program Koperasi Merah Putih sendiri menjadi perhatian karena diharapkan bukan sekadar membentuk koperasi secara administratif, tetapi benar-benar memberikan dampak ekonomi yang bisa dirasakan langsung masyarakat.
Bagi masyarakat Lampung, transparansi mengenai jumlah koperasi, lokasi, kesiapan pengelolaan, sumber permodalan dan mekanisme penyaluran dana menjadi hal penting agar program tersebut dapat berjalan tepat sasaran dan tidak berhenti hanya sebagai program di atas kertas.***







