• Tentang Kami
Saturday, October 24, 2026
Muda Belia
  • Home
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Komunitas
  • Karier
  • Kesehatan
  • Keuangan
  • Teknologi
No Result
View All Result
Muda Belia
  • Home
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Komunitas
  • Karier
  • Kesehatan
  • Keuangan
  • Teknologi
No Result
View All Result
Muda Belia
No Result
View All Result
Home Berita & Tren

IBN Pringsewu Hadirkan Pakar AI dari Malaysia, Mahasiswa Diingatkan Jangan Asal Pakai ChatGPT!

Melda by Melda
October 23, 2026
in Berita & Tren

Daftar Isi

    • You might also like
    • Green Policing di Batu Perahu Krakatoa, Polres Lampung Selatan Ajak Gen Z Ikut Jaga Bumi!
    • Unila Go Beyond Achievement! Dr. Budiono Dorong Kampus Mendunia dan Berdampak Nyata
    • Habiburokhman Dukung Dr. Budiono Jadi Rektor Unila, Soroti Etos Kerja dan Jejaring Global
  • AI Bisa Bikin Tugas Lebih Praktis, Tapi Jangan Sampai Salah Langkah!
  • Jangan Asal Copy-Paste, Ini Pentingnya Responsible AI
  • IBN Dorong Mahasiswa Lebih Siap Hadapi Era Digital
  • AI Bukan Pengganti Otak, Mahasiswa Tetap Harus Kritis!

MUDA BELIA – Teknologi Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan kini makin dekat dengan kehidupan mahasiswa. Mulai dari mencari referensi, merangkum materi kuliah, mengolah data, sampai membantu menyusun skripsi, semuanya bisa dilakukan lebih praktis dengan bantuan AI.

Namun, ada hal penting yang nggak boleh diabaikan: menggunakan AI juga perlu etika, ketelitian, dan kemampuan berpikir kritis. Jangan sampai teknologi yang seharusnya membantu belajar justru membuat mahasiswa asal menyalin jawaban tanpa memahami isinya.

You might also like

Green Policing di Batu Perahu Krakatoa, Polres Lampung Selatan Ajak Gen Z Ikut Jaga Bumi!

Unila Go Beyond Achievement! Dr. Budiono Dorong Kampus Mendunia dan Berdampak Nyata

Habiburokhman Dukung Dr. Budiono Jadi Rektor Unila, Soroti Etos Kerja dan Jejaring Global

Isu tersebut menjadi pembahasan utama dalam workshop yang digelar Institut Bakti Nusantara (IBN) Pringsewu, Rabu (21/10/2026). Kegiatan ini menghadirkan Satria Abadi, M.T.I., Ph.D., dosen IBN sekaligus anggota tim peneliti Universiti Pendidikan Sultan Idris (UPSI), Malaysia.

Workshop tersebut diikuti dosen serta mahasiswa semester 5 dan 7 IBN. Wakil Rektor I Institut Bakti Nusantara, Didi Susianto, M.Kom., secara resmi membuka kegiatan tersebut.

AI Bisa Bikin Tugas Lebih Praktis, Tapi Jangan Sampai Salah Langkah!

Dalam pemaparannya, Satria Abadi menjelaskan bahwa perkembangan Generative AI membuka banyak peluang baru bagi dunia pendidikan tinggi.

Teknologi ini bisa dimanfaatkan untuk mencari informasi, menganalisis data, mengembangkan perangkat lunak, menyusun bahan pembelajaran, hingga membantu proses penelitian ilmiah.

Buat mahasiswa, kehadiran AI tentu bisa menjadi solusi untuk mengeksplorasi ide dan memahami materi yang kompleks. Namun, bukan berarti semua jawaban yang dihasilkan AI bisa langsung dipercaya begitu saja.

Ada sejumlah risiko yang perlu diperhatikan, mulai dari plagiarisme, kebocoran data, pelanggaran privasi, bias algoritma, informasi yang tidak akurat, hingga ketergantungan berlebihan terhadap teknologi.

“Artificial Intelligence harus digunakan sebagai teknologi pendukung kecerdasan manusia, bukan sebagai pengganti kemampuan berpikir,” kata Satria Abadi.

Pesannya jelas: AI boleh membantu, tetapi kemampuan berpikir sendiri tetap menjadi hal utama.

Mahasiswa juga perlu mengecek ulang informasi yang dihasilkan AI, memastikan referensi benar-benar tersedia, serta menjaga orisinalitas karya ilmiah. Jangan sampai tugas terlihat meyakinkan, tetapi ternyata berisi data keliru atau sumber referensi yang tidak valid.

Jangan Asal Copy-Paste, Ini Pentingnya Responsible AI

Satria turut menyoroti pentingnya Responsible AI, yakni penggunaan kecerdasan buatan secara bertanggung jawab.

Prinsip ini mencakup transparansi, akuntabilitas, keamanan, keadilan, serta penghormatan terhadap hak kekayaan intelektual.

Dalam dunia kampus, pemahaman tersebut penting karena AI semakin sering digunakan untuk membantu menyusun makalah, laporan praktikum, tugas akhir, skripsi, hingga publikasi ilmiah.

Mahasiswa perlu memahami aturan penggunaan AI yang berlaku di kampus masing-masing. Bantuan teknologi juga tidak boleh dijadikan alasan untuk melakukan manipulasi data, membuat referensi palsu, atau mengklaim hasil kerja AI sebagai hasil penelitian pribadi tanpa mengikuti ketentuan akademik.

Intinya, AI bisa menjadi partner belajar yang membantu proses eksplorasi ide. Namun, hasil akhirnya tetap harus diperiksa, dipahami, dan dipertanggungjawabkan oleh penggunanya.

IBN Dorong Mahasiswa Lebih Siap Hadapi Era Digital

Wakil Rektor I IBN, Didi Susianto, M.Kom., mengatakan kehadiran narasumber dengan pengalaman penelitian internasional diharapkan mampu memperluas wawasan dosen dan mahasiswa mengenai perkembangan AI.

Menurutnya, teknologi kecerdasan buatan telah membawa perubahan besar dalam proses pembelajaran, penelitian, pengolahan data, hingga pengambilan keputusan.

Karena itu, sivitas akademika perlu terus beradaptasi agar tidak tertinggal dari perkembangan teknologi. Namun, kemampuan menggunakan AI juga harus dibarengi dengan pemahaman etika dan integritas akademik.

“Perkembangan Artificial Intelligence memberikan peluang besar bagi dunia pendidikan tinggi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, penelitian, dan inovasi,” ungkap Didi.

Ia berharap mahasiswa IBN tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu menghasilkan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kami berharap mahasiswa Institut Bakti Nusantara tidak hanya menjadi pengguna teknologi AI, tetapi juga mampu mengembangkan inovasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

AI Bukan Pengganti Otak, Mahasiswa Tetap Harus Kritis!

Workshop tersebut dimoderatori Wakil Rektor II IBN, Dr. Miswan Gumanti, MBA., MM. Ia menilai perkembangan AI merupakan fenomena global yang perlu dipahami secara menyeluruh oleh dosen dan mahasiswa.

Menurut Miswan, AI bukan sekadar alat untuk mempercepat pekerjaan. Jika dimanfaatkan dengan benar, teknologi ini juga bisa membantu meningkatkan produktivitas, kreativitas, dan kualitas pengambilan keputusan.

“Mahasiswa harus memahami bahwa kecerdasan buatan merupakan alat bantu, bukan untuk menggantikan proses berpikir kritis,” jelasnya.

Melalui workshop ini, IBN mendorong mahasiswa dan dosen agar semakin siap menghadapi era digital. Bukan hanya jago menggunakan AI, tetapi juga mampu memilah informasi, memeriksa kebenaran data, dan memanfaatkan teknologi secara bertanggung jawab.

Bagi generasi muda, kemampuan menggunakan AI secara cerdas bisa menjadi nilai tambah di dunia pendidikan maupun dunia kerja. Namun, kreativitas, kejujuran, dan pemikiran kritis tetap menjadi bekal yang tidak boleh ditinggalkan.***

Source: WAHYU WIDODO
Tags: artificial intelligenceGenerative AIIBN PringsewuInstitut Bakti NusantaraPakar AI MalaysiaPendidikan DigitalResponsible AITeknologi Kecerdasan BuatanUniversiti Pendidikan Sultan IdrisWorkshop AI
Previous Post

Green Policing di Batu Perahu Krakatoa, Polres Lampung Selatan Ajak Gen Z Ikut Jaga Bumi!

Related Posts

Green Policing di Batu Perahu Krakatoa, Polres Lampung Selatan Ajak Gen Z Ikut Jaga Bumi!
Berita & Tren

Green Policing di Batu Perahu Krakatoa, Polres Lampung Selatan Ajak Gen Z Ikut Jaga Bumi!

by Melda
October 23, 2026
Unila Go Beyond Achievement! Dr. Budiono Dorong Kampus Mendunia dan Berdampak Nyata
Berita & Tren

Unila Go Beyond Achievement! Dr. Budiono Dorong Kampus Mendunia dan Berdampak Nyata

by Melda
October 23, 2026
Habiburokhman Dukung Dr. Budiono Jadi Rektor Unila, Soroti Etos Kerja dan Jejaring Global
Berita & Tren

Habiburokhman Dukung Dr. Budiono Jadi Rektor Unila, Soroti Etos Kerja dan Jejaring Global

by Melda
October 22, 2026
Dr. Budiono Bertemu Parosil, Bukan Tak Mungkin Unila Buka Kampus B seperti di Way Kanan
Berita & Tren

Dr. Budiono Bertemu Parosil, Bukan Tak Mungkin Unila Buka Kampus B seperti di Way Kanan

by Melda
October 18, 2026
Dekat dengan Parosil Mabsus, Dr. Budiono Buka Peluang Kolaborasi Unila dan Lampung Barat
Berita & Tren

Dekat dengan Parosil Mabsus, Dr. Budiono Buka Peluang Kolaborasi Unila dan Lampung Barat

by Melda
October 17, 2026

Recommended

Kenapa Kita Suka Menunda Pekerjaan?

Kenapa Kita Suka Menunda Pekerjaan?

September 6, 2025
LO HARUS BERANI KELUAR DARI ZONA NYAMAN! BEGINI CARANYA

LO HARUS BERANI KELUAR DARI ZONA NYAMAN! BEGINI CARANYA

September 13, 2025

Categories

  • Berita & Tren
  • Gaya Hidup & Hiburan
  • Hobi & Komunitas
  • Karier & Pengembangan Diri
  • Kesehatan & Wellness
  • Keuangan & Investasi
  • Teknologi & Digital
  • Uncategorized

Don't miss it

IBN Pringsewu Hadirkan Pakar AI dari Malaysia, Mahasiswa Diingatkan Jangan Asal Pakai ChatGPT!
Berita & Tren

IBN Pringsewu Hadirkan Pakar AI dari Malaysia, Mahasiswa Diingatkan Jangan Asal Pakai ChatGPT!

October 23, 2026
Green Policing di Batu Perahu Krakatoa, Polres Lampung Selatan Ajak Gen Z Ikut Jaga Bumi!
Berita & Tren

Green Policing di Batu Perahu Krakatoa, Polres Lampung Selatan Ajak Gen Z Ikut Jaga Bumi!

October 23, 2026
Unila Go Beyond Achievement! Dr. Budiono Dorong Kampus Mendunia dan Berdampak Nyata
Berita & Tren

Unila Go Beyond Achievement! Dr. Budiono Dorong Kampus Mendunia dan Berdampak Nyata

October 23, 2026
Habiburokhman Dukung Dr. Budiono Jadi Rektor Unila, Soroti Etos Kerja dan Jejaring Global
Berita & Tren

Habiburokhman Dukung Dr. Budiono Jadi Rektor Unila, Soroti Etos Kerja dan Jejaring Global

October 22, 2026
Dr. Budiono Bertemu Parosil, Bukan Tak Mungkin Unila Buka Kampus B seperti di Way Kanan
Berita & Tren

Dr. Budiono Bertemu Parosil, Bukan Tak Mungkin Unila Buka Kampus B seperti di Way Kanan

October 18, 2026
Dekat dengan Parosil Mabsus, Dr. Budiono Buka Peluang Kolaborasi Unila dan Lampung Barat
Berita & Tren

Dekat dengan Parosil Mabsus, Dr. Budiono Buka Peluang Kolaborasi Unila dan Lampung Barat

October 17, 2026
Muda Belia

Media online yang dibuat khusus buat anak muda yang pengen tetap update, berkembang, dan terinspirasi!

Categories

  • Berita & Tren
  • Gaya Hidup & Hiburan
  • Hobi & Komunitas
  • Karier & Pengembangan Diri
  • Kesehatan & Wellness
  • Keuangan & Investasi
  • Teknologi & Digital
  • Uncategorized

Browse by Tag

anak muda AnakMuda AnakMudaProduktif AturDuit Bandar Lampung BandarLampung berita Lampung ContentCreator CuanMaksimal DPRD Bandar Lampung DuniaKerja Eva Dwiana FinancialFreedom FinancialGoals GenAlpha generasi alpha generasi z GenZ GenZFinance GenZStyle GenZWellness investasi KerjaCerdas Keuangan KeuanganAnakMuda KeuanganSehat Lampung LevelUp lifestyleanakmuda MentalHealth MentalHealthMatters MindfulLiving PassiveIncome pendidikan Lampung PersonalBranding SelfCare SideHustle SmartMoney SmartSpending SMA Siger Tips Trik WorkFromAnywhere WorkLifeBalance WorkSmart

Recent News

IBN Pringsewu Hadirkan Pakar AI dari Malaysia, Mahasiswa Diingatkan Jangan Asal Pakai ChatGPT!

IBN Pringsewu Hadirkan Pakar AI dari Malaysia, Mahasiswa Diingatkan Jangan Asal Pakai ChatGPT!

October 23, 2026
Green Policing di Batu Perahu Krakatoa, Polres Lampung Selatan Ajak Gen Z Ikut Jaga Bumi!

Green Policing di Batu Perahu Krakatoa, Polres Lampung Selatan Ajak Gen Z Ikut Jaga Bumi!

October 23, 2026

© 2025 Mudabelia.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Komunitas
  • Karier
  • Kesehatan
  • Keuangan
  • Teknologi

© 2025 Mudabelia.com