Daftar Isi
- You might also like
- Cara Bertahan di Awal Karier
- Karier Nggak Harus Sama dengan Orang Lain
- Kerja dan Seni Mengatur Waktu
- Baru Mulai, Tapi Sudah Banyak Ragu
- Ekspektasi vs Realita Dunia Kerja
- Melihat Orang Lain Terlihat Lebih “Jadi”
- Merasa Bersalah Karena Nggak Merasa Bahagia
- Pelan-Pelan Kenal Diri di Dunia Dewasa
MUDABELIA – Baru mulai kerja, tapi rasanya kepala sudah penuh. Di luar terlihat “aman”—punya pekerjaan, gaji rutin, aktivitas jelas. Tapi di dalam, muncul pertanyaan yang susah dijawab: “Gue sebenarnya lagi ngapain, ya?”
Selamat datang di fase yang sering datang diam-diam: quarter life crisis di awal karier.
Baru Mulai, Tapi Sudah Banyak Ragu
Awal karier sering dibayangkan sebagai fase penuh semangat. Kenyataannya, justru banyak kebingungan muncul di sini.
Apakah pekerjaan ini cocok? Apakah ini jalan yang mau dijalani bertahun-tahun? Atau cuma persinggahan sementara? Pertanyaan-pertanyaan ini wajar, meski sering bikin overthinking.
Ekspektasi vs Realita Dunia Kerja
Banyak anak muda masuk dunia kerja dengan bayangan ideal: berkembang cepat, kerja sesuai passion, hidup terasa naik level.
Lalu realita datang. Pekerjaan terasa repetitif, senior sibuk, apresiasi nggak selalu datang. Dari situ, muncul rasa kosong meski secara teknis “sudah punya kerja”.
Melihat Orang Lain Terlihat Lebih “Jadi”
Quarter life crisis makin terasa saat melihat orang lain tampak melesat. Ada yang naik jabatan, lanjut S2, pindah kerja ke perusahaan besar.
Tanpa sadar, kita membandingkan hidup sendiri dengan timeline orang lain. Padahal, setiap orang punya start, beban, dan tujuan yang berbeda.
Merasa Bersalah Karena Nggak Merasa Bahagia
Salah satu bagian tersulit dari fase ini adalah rasa bersalah. “Harusnya bersyukur, kok malah ngerasa kosong?”
Perasaan bingung bukan berarti kamu nggak bersyukur. Itu tanda kamu sedang mencoba memahami diri sendiri di fase hidup yang baru.
Pelan-Pelan Kenal Diri di Dunia Dewasa
Quarter life crisis bukan musuh yang harus dilawan cepat-cepat. Kadang, ini justru alarm buat berhenti sejenak dan refleksi.
Apa yang kamu pelajari dari pekerjaan ini? Skill apa yang mulai terbentuk? Hal kecil ini sering luput, padahal penting buat perjalanan panjang ke depan.
Awal karier memang nggak selalu mulus. Tapi kalau kamu lagi ngerasa bingung, kosong, atau ragu—itu bukan tanda gagal. Itu tanda kamu sedang tumbuh ***

















